Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Cedera di Depan Jokowi, Atlet Jepara Sabet Dua Emas Peparnas 

Pebulutangkis Jepara sabet emas di Peparnas Papua. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara – Atlet Jepara yang mewakili Provinsi Jawa Tengah berhasil menyabet dua medali emas sekaligus di cabang olahraga bulu tangkis di Peparnas XVI di Papua. Kemenangan itu diraih oleh Subhan di hadapan Presiden Joko Widodo.

Sabtu (13/11/2021) hari ini, Subhan turun di dua laga final. Pada laga pertama, Subhan turun di nomor single nasional menghadapi Provinsi Papua.

Sayang sekali, ia harus mengakui keunggulan atlet Papua tersebut. Ia kalah dua set langsung. Set pertama dengan skor 21-18 dan set kedua dengan skor 21-14.

Di tengah-tengah pertandingan melawan Papua, Subhan sempat cedera serius. Otot di punggungnya tertarik. Bahkan, tim medis harus turun ke lapangan untuk menangani Subhan.

“Punggung saya ketarik. Rasanya sakit banget engak bisa di buat menunduk,” kata Subhan yang merupakan warga Kecamatan Bangsri ini, Sabtu (13/11/2021).

Meskipun punggungnya terasa sangat sakit, Subhan mengaku tetap memaksa dirinya untuk tetap bisa melanjutkan pertandingan, hingga berhasil menang.

Baca: Atlet Kudus Sabet Emas Peparnas Angkat Berat

Usai mengalahkan Papua, Subhan masih harus berlaga lagi. Dia turun di final pada nomor Single Ellite Nasional melawan Jawa Barat.

Subhan mengaku lebih berat melawan unggulan Papua. Dibanding dengan atlet Jawa Barat yang juga unggulan nomor satu. Subhan sukses menghajar atlet Jawa Barat dengan dua set langsung. Dengan skor 21-12 dan 21-16.

Subhan juga mengaku sangat bersyukur atas prestasi yang dia raih. Di Peparnas Papua ini, Subhan sukses membawa pulang tiga medali. Sebelumnya ia berhasil menyabet medali emas di nomor ganda campuran.

Alhamdulillah saya bisa memenangkan pertandingan. Di depan Pak Jokowi. Saya diberi selamat,” pungkas Subhan.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...