Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

GANAS ANNAR MUI Grobogan Dilantik

Pengurus GANAS ANNAR Grobogan periode 2021-2026 dilantik. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Pengurus Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANAS ANNAR) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Grobogan periode 2021-2026 dilantik, Sabtu (12/11/2021). Pelantikan pengurus yang diketuai M Sirajuddin ini dilakukan Ketua GANAS ANNAR Provinsi Jateng Multazam Ahmad.

Pelantikan pengurus yang dilangsungkan di gedung Riptaloka, Setda Grobogan ini dihadiri undangan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto dan perwakilan forkopimda. Hadir pula, Ketua Bakesbangpol Grobogan Daru Wisakti, Ketua MUI Grobogan KH Yasin, Kasat Narkoba Polres Grobogan AKP Hendro Satmoko. Ketiga nama ini juga bertindak sebagai narasumber seminar yang dilangsungkan setelah acara pelantikan.

Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto mengatakan, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo pernah menyatakan status negara Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Untuk itu, semua pihak harus bersama-sama menyatakan perang terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Khususnya di kalangan generasi muda.

“Seperti kita ketahui, peredaran narkoba di beberapa daerah bahkan sudah masuk ke perkampungan atau pedesaan. Oleh sebab itu, kondisi ini harus kita waspadai. Untuk itu, kami minta kepada pengurus GANAS ANNAR Grobogan ini ikut membantu menyelamatkan generasi muda dari pengaruh narkoba,” katanya.

Baca: Narkoba hingga Upal Rp 35 Juta Milik Penjahat di Grobogan Dimusnahkan

Ia menegaskan, pada akhir-akhir ini, isu tentang narkoba seolah tenggelam oleh datangnya pandemi Covid-19. Padahal, kalau dilihat jumlahnya, korban narkoba setiap tahun mencapai 3,6-4,2 juta jiwa se-Indonesia. Kemudian, jumlah yang meninggal karena narkoba diperkirakan mencapai 18.300 orang per tahun.

Menurutnya, banyak efek negatif yang muncul dari perbuatan mengonsumsi narkoba. Sebab, zat yang terkandung didalamnya bisa menimbulkan gangguan daya pikir.

Penyalahguna narkoba bisa disebabkan oleh faktor psikopat, depresi, gangguan kecemasan dan disfungsi keluarga. Selain itu, faktor reaktif juga bisa jadi pemicunya. Seperti rasa ingin tahu, lingkungan, bujukan teman atau jebakan.

Secara ringkas, narkoba adalah zat yang bisa mempengaruhi alam pikiran atau perilaku (jiwa). Soalnya, orang yang kena pengaruh narkoba akan berani melakukan tindakan yang tidak baik tanpa bisa dikendalikan. Seperti, mencuri, melanggar disiplin dan aturan, bolos, hingga meninggalkan ibadah.

“Pengaruh narkoba ini memang sangat bahaya. Untuk itu, jauhi penggunaan narkoba ini karena banyak efek negatifnya,” tegasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...