Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hadiah Sepeda, Cara RS di Kudus Agar Warga Mau Divaksin Pfizer

Doorprize sepeda gunung disediakan RS Mardi Rahayu untuk menarik minat masyarakat bervaksin. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus kini menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk semua kategori dengan berbagai jenis vaksin pula. Mulai dari Sinovac, AstraZeneca, hingga Pfizer.

Responnya, berbeda-beda. Vaksin jenis Sinovac adalah yang paling digemari. Kemudian AstraZeneca bisa dibilang kini mulai dilirik masyarakat di tengah kebutuhan akan vaksinasi.

Yang paling asing di tengah masyarakat yakni Pfizer.

Untuk semakin meningkatkan minat vaksin dengan jenis Pfizer tersebut, Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu pun menggelar vaksinasi berhadiah. Hadiahnya berupa sepeda gunung.

Pelaksanaanya, dilakukan bersama Pemerintah Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus pada Sabtu (13/11/2021) ini di balai desa.

“Hari ini kami mengalokasikan sebanyak 300 dosis vaksin Pfizer untuk disuntikkan ke masyarakat umum utamanya lansia di Kudus,” ucap koordinator vaksinasi dr Sophie Aillin di sela vaksinasi.

Sophie mengatakan, masyarakat masih perlu dimotivasi untuk melakukan vaksinasi. Utamanya pada golongan lansia.

Oleh karena itu, pihaknya menyediakan sejumlah hadiah menarik guna menarik minat mereka untuk bervaksin.

Mulai dari pernak-pernik, voucher kesehatan, hingga satu buah sepeda gunung yang disiapkan oleh RS Mardi Rahayu.

“Mereka yang sudah divaksin boleh mengambil undian doorprize yang telah kami sediakan,” katanya.

Baca: Banyak Lansia Kudus Emoh Disuntik Vaksin Pfizer

Hasilnya, minat masyarakat untuk divaksin pun terdongkrak. Vaksinasi yang dilaksanakan di aula balai desa itu pun ramai peserta.

“Ini berhasil menarik minat masyarakat untuk divaksin, hari ini diharapkan 300 dosis ini bisa disuntikkan semua,” terangnya.

Sophie menambahkan, RS Mardi Rahayu akan terus berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mencapai target vaksinasi. Sehingga kekebalan komunal juga bisa segera terbentuk.

Baca: 42 Ribu Vaksin Pfizer di Kudus Cepat Kedaluwarsa, Ini Sebabnya

Sementara Sugiono, salah satu peserta vaksin asal Desa Jati Wetan mengatakan sengaja mengikuti vaksin karena ada undian berhadiahnya. Walau memang, tujuan awalnya adalah untuk mengikuti progam pemerintah.

“Awalnya memang ragu, tapi karena mumpung ada doorprize dan ternyata vaksinnya jenisnya bagus ya yakin. Ini tidak sakit juga,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...