Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Guru SMK di Grobogan Main Bareng Band GIGI, Aksinya Bikin Heboh

Aksi Guru SMKN 1 Purwodadi Trie Koentarto saat tampil bareng GIGI.
Aksi Guru SMKN 1 Purwodadi Trie Koentarto saat tampil bareng GIGI. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Belum lama ini, seorang guru dari SMKN 1 Purwodadi, Grobogan mendapat kesempatan istimewa. Ia tampil bareng Band GIGI yang disiarkan secara live di salah satu televisi swasta nasional.

Guru ini namanya Trie Koentarto yang mengajar mata pelajaran seni dan budaya. Aksinya di layar kaca bareng band kenamaan itu pun bikin penonton melongo dan heboh.

Saat pentas bareng GIGI, ada satu hal yang terlihat unik. Yakni, Trikun memakai kostum bukan layaknya seorang musisi. Tetapi memakai seragam KORPRI yang biasa dipakai ketika mengajar.

“Iya, saya kan seorang ASN (guru). Jadi, memang diminta pakai KORPRI saat pentas untuk menunjukkan jati diri saya sebagai Pak Guru,” kata Trie.

Tak hanya kostumnya yang menarik perhatian. Aksinya memetik gitar pun cukup mencengangkan.

Trie Koentoro guru SMK di Purwodadi Grobogan yang bermain gitar bareng pentolan Gigi, Dewa Budjana. (MURIANEWS/Istimewa)

Ia pun sempat beradu petikan gitar dengan gitaris pentolan Gigi Dewa Budjana.

“Sebelumnya, saya bahkan tidak pernah membayangkan bisa dapat kesempatan ini. Acaranya itu pas berbarengan dengan momen ulang tahun Band GIGI yang ke-27,” kata guru yang akrab disapa Trikun itu, saat ditemui di sekolahannya, Jumat (12/11/2021).

Guru berusia 51 tahun itu kemudian mengisahkan perjalanannya bisa dapat kesempatan tampil bareng Band GIGI tersebut. Datangnya pandemi Covid-19 merupakan awalannya.

Saat awal pandemi datang, kegiatan pembelajaran tatap muka di semua jenjang pendidikan ditutup. Sebagai gantinya, semua siswa harus belajar secara daring.

Tak hanya sekolah, berbagai aktivitas masyarakat lainnya juga dibatasi. Kondisi ini menyebabkan banyak orang yang akhirnya memiliki waktu luang berlebih.

Baca: Usai Main Bareng Gigi, Medsos Guru SMK di Grobogan Dibajak Orang

Adanya waktu luang ini, akhirnya dimanfaatkan Trikun untuk bermain musik. Hampir semua alat musik, bisa dimainkan olehnya. Tetapi, main musik dengan iringan gitar menjadi favoritnya.

“Sebenarnya, saya sudah memutuskan pensiun gitaran cukup lama. Namun, datangnya pandemi membuat saya kembali akrab dengan gitar,” jelas bapak tiga anak itu.

Aktivitasnya bermusik dengan membawakan lagu-lagu berbagai grup band ternama ini kemudian direkam dan diunggah melalui akun media sosial Instagram dan Facebook.

Di luar dugaan, responnya cukup bagus. Di mana, mulai banyak orang yang menjadi pengikutnya di media sosial. Bahkan, banyak pula dari mereka yang me-repost unggahannya.

“Salah satu unggahan saya bahkan sempat di-repost sampai 2,3 juta kali. Saya sendiri sempat tidak percaya,” sambungnya.

Namun, tujuan utamanya mengunggah aktivitasnya bermusik itu bukan untuk mencari pengikut atau tambahan finansial.

Baca: Viral! Aksi Emak-Emak di Demak Bukakan Jalan Ambulans Banjir Pujian Netizen

Menurut Trikun, kegiatan bermusik itu tujuan utamanya adalah untuk memberikan edukasi pada anak didiknya. Terutama, dalam memanfaatkan gawai untuk melakukan hal-hal yang positif.

Soalnya, pada masa pandemi ini, hampir semua anak sekolah akrab dengan gawai karena melakukan pembelajaran secara daring. “Jadi, ini tujuan utama saya main musik dan diunggah ke media sosial. Jangan sampai, gawai yang dimiliki dipakai untuk melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat,” cetusnya.

Trikun mengatakan, seiring perjalanan waktu, aktivitas bermusik yang dilakukan itu makin mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Rans Entertainment yang dimiliki salah satu presenter kondang Raffi Ahmad.

Baca: Heboh Pria Magelang Nikahi Rice Cooker, Viral Hingga Filipina dan India

Singkatnya, pada Oktober lalu, ia mendapat penawaran untuk tampil dalam salah satu acara televisi swasta nasional. Namun, tawaran itu tidak langsung diiyakan. Soalnya, ia perlu meminta izin dan persetujuan dari pimpinannya di SMKN 1 Purwodadi.

Alhamdulillah, Pak Sukamto (Kepsek SMKN 1 Purwodadi) mengizinkan dan memberikan dukungan. Kemudian, pada 22 Oktober lalu saya tampil live bersama Band GIGI itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepsek SMKN 1 Purwodadi Sukamto mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Trikun. Ia berharap, hal itu bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama di keluarga besar sekolahannya.

“Selama ini, saya selalu memberikan support penuh terhadap kreativitas yang dilakukan oleh siswa maupun guru,” katanya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...