Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Bupati Buka Peluang Cairkan Dana Operasional Persiku

Persiku
Pemain Persiku tengah duel udara dengan pemain PSIP dalam lanjutan Liga 3 Jawa Tengah 2021, Sabtu (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memberi angin segar untuk mencairkan dana operasional Persiku Kudus, meski skuad Macan Muria telah angkat koper dari guliran Liga 3 Jawa Tengah 2021.

“Ya dilihat saja nanti. Kalau memang itu perlu sekarang ya bisa, kalau tidak ya besok (tahun depan, red),” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Jumat (12/11/2021).

Hartopo mengatakan, selama KONI maupun Dinas Dikpora sebagai dinas induk mereka mampu memberi argumen yang jelas terkait peruntukannya itu, maka dana itu akan dimasukkan ke penjabaran bupati di Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

Pemkab Kudus sendiri, mengalokasikan sekitar Rp 3 miliar untuk KONI Kudus yang kemudian akan dialokasikan untuk cabang olahraga (cabor) di bawahnya. Salah satunya, adalah Persiku Kudus melalui ASKAB PSSI Kudus.

“Kalau memang itu harus perlu sekarang ini untuk pembayaran pemain atau pelatih atau ada pendidikan dan latihan kemarin monggo silakan,” ujarnya.

Baca: Skuad Persiku Diliburkan Sepekan Usai Ambyar di Liga 3

Hartopo, sebelumnya juga telah menginstruksikan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengumpulkan kajian progam kerja prioritas yang ada di Perubahan APBD 2021.

Sehingga jika benar progamnya mendesak untuk dilaksanakan, maka akan diikutkan dalam Perkada untuk Perubahan APBD 2021 ini.

Baca: Manager Persiku Didesak Mundur

Perda Perubahan APBD 2021 Kudus sendiri sebelumnya tak bisa dievaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo karena Pemkab terlambat mengirimkan dokumen. APBD Perubahan pun akhirnya boleh dijalankan dengan Perkada atas izin Kemendagri.

Manager Persiku Kudus  Ferdaus Ardyansyah Purnomo mengatakan masih menunggu kucuran dana dari APBD 2021. Manajemen mengklaim, selama persiapan hingga guliran liga, mereka telah nombok sebesar Rp 1,5 miliar.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...