Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sosrokartono, Kakak RA Kartini di Balik Kemerdekaan RI

Makam RM Panji Sosrokartono di Pesarean Sedo Moekti, Desa Kaliputu, Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – RM Panji Sosrokartono, merupakan kakak kandung pahlawan emansipasi RA Kartini. Kiprah Sosrokartono dalam membantu mewujudkan kemerdekaan RI, tak bisa dipandang sebelah mata.

Ia juga yang menginspirasi Kartini untuk menjadi tokoh emansipasi wanita.

Meski demikian, Sosrokartono enggan dipublikasikan lebih jauh. Sehingga namanya jarang muncul di buku-buku sejarah.

Sosrokartono meninggal di usia 74 tahun pada 8 Februari 1952. Jenazahnya dimakamkan di Pesarean Sedo Moekti, di Kaliputu, Kabupaten Kudus.

Temu Sunarto, Juru Kunci Pesrean Sedo Moekti mengenang Sosrokartono sebagai sosok yang memang enggan ditonjolkan melalui publikasi.

Baca: Sosrokartono, Wartawan Perang Jenius Putra Bupati Jepara

Padahal perannya cukup penting. Salah satunya perannya dalam Perjanjian Linggar Jati.

“Mbah Sosrokartono lebih senang dibalik layar. Beliau orangnya tidak mau terekspos. Tetapi beliau memang pernah mengikuti Perjanjian Linggarjati,” katanya, Rabu (10/11/2021).

Diketahui, Perjanjian Linggarjati yakni perundingan antara Indonesia dengan Belanda di Linggarjati, Jawa Barat. Di perjanjian itu Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia meliputi Jawa, Sumatra dan Madura.

Baca: Sebagian Kecil Kekayaan Raja Kretek Nitisemito Terungkap, Segini Nilainya

Selain Perjanjian Linggarjati, menurut Temu Sunarto, sosok Sosrokartono juga sering mengikuti beberapa musyawarah guna mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Namun, menurut dia, memang kakak R.A Kartini itu tidak ingin dipublikasikan.

“Beliau tidak mau dicantumkan di dalam buku atau sejarah. Intinya Mbah Sosrokartono ingin di balik layar saja,” sambungnya.

Dia melanjutkan, perjuangan Sosrokartono terus berlanjut di beberapa kegiatan musyawarah demi tercapainya Kemerdekaan Indonesia. Selain itu, Sosrokartono juga ikut mendirikan Budi Utomo.

“Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Taman Siswa. Tepatnya tahun 1927. Saat itu yang menjadi guru di Taman Siswa adalah Ir Soekarno. Beliau belum menjadi presiden,” ungkapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...