Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

METRO JATENG

Ganjar Minta Warga Jateng Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem di Bulan Desember

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana di halaman kantor Gubernur Jateng, Selasa (9/11/2021). (Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua elemen maysrakat khususnya yang berada di bidang kebencanaan untuk siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem yang akan terjadi Desember mendatang.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan jika sewaktu-waktu ada bencana yang datang.

Hal ini seiring adanya informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan Jawa Tengah akan dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat di bulan Desember.

Baca: Grobogan Siaga Bencana, Sudah Terjadi 16 Longsor dan Banjir

“Ramalan BMKG Jateng akan dilanda cuaca ekstrem. Ramalannya sampai Desember hujan akan tinggi, Januari akan turun dan Februari akan tinggi lagi. Maka, kita harus siap siaga sampai April. Saya minta semua siap menghadapi situasi yang terburuk,” kata Ganjar saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana di halaman kantor Gubernur Jateng, Selasa (9/11/2021).

Ganjar juga memberikan perintah terkait kesiap-siagaan bencana di Jateng. Seluruh kepala daerah diminta terus melakukan edukasi dan menyebarkan peta bencana sekaligus informasi pada masyarakat.

“Gandeng aktivis dan relawan kebencanaan. Kelompok-kelompok masyarakat juga bisa dilibatkan untuk terus memberikan edukasi. Gunakan early warning system meskipun dengan alat sederhana, bisa kentongan, ilmu titen dan lain yang masyarakat sudah paham,” imbuhnya.

Tempat-tempat pengungsian lanjut Ganjar juga harus disiapkan khususnya di daerah-daerah rawan bencana. Karena kondisi pandemi, maka semua tempat pengungsian harus sesuai dengan SOP protokol kesehatan yang ketat.

Baca: BPNB Dorong Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan Meminimalisir Dampak Bencana

“Logistik mesti siap, peralatan harus on dan standby semuanya. Tidak boleh ada yang rusak. Saya juga minta minimal sekali dalam bulan ini, digelar simulasi penanganan bencana agar masyarakat tahu dan siap menghadapi situasi terburuk,” tegasnya.

Selain kesiapsiagaan bencana, Ganjar juga meminta instansi di sektor kehutanan terus menggalakkan penanaman. Ajak masyarakat terlibat dalam penanaman itu dan edukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Mumpung ini musim penghujan, ayo giatkan penanaman. Sambil menanam, kita standby terus. Mudah-mudahan tidak ada bencana, tapi kalau ada kita sudah siap semuanya,” pungkasnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...