Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Fakta-Fakta Kendaraan Listrik yang Bikin Ganjar Kepincut

Gubernur Ganjar Pranowo mencoba motor listrik buatan pabrik di Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS – Beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepincut dengan motor listrik buatan pabrik di Kudus Polytron. Motor listrik keluaran dalam negeri itu membuktikan bahwa potensi kendaraan listrik semakin menggeliat.

Ganjar yang datang sendiri ke Kudus untuk meninjau proses pembuatan motor listrik itu pun memuji desain dari motor listrik bernama Evo tersebut.  “Ini keren, desainnya bagus. Buat motor kota-kota oke,” kata Ganjar usai menjajal Evo, Jumat (3/11/2021).

Ganjar bangga karena Polytron juga sudah menyiapkan berbagai jenis motor listrik. Menurutnya, bentuk produk motor listrik Polytron jauh lebih maju dan berkembang.

Pada seri motor yang lebih besar apalagi, desainnya menarik dan terlihat lebih gagah.

Lalu apa itu kendaraan listrik? mari kita kenali.

Dilansir dari Wikipedia, kendaraan listrik merupakan kendaraan dengan satu atau lebih traksi sebagai tenaga penggeraknya. Saat ini terdapat tiga macam kendaraan listrik yang ada di pasaran.

Yang pertama kendaraan listrik yang mendapatkan tenaga dari stasiun pengisian luar. Selanjutnya kendaraan listrik yang mendapatkan tenaga dari listrik yang disimpan yang tenaga awalnya dari sumber luar.

Baca: Ganjar Kepincut Motor Listrik Buatan Pabrik di Kudus Ini

Dan yang terakhir kendaraan listrik yang mendapatkan tenaga listriknya dari generator listrik. Misalnya mesin pembakaran dalam (disebut juga kendaraan listrik hibrida), atau sel hidrogen.

Kendaraan listrik memiliki keunggulan tidak menghasilkan emisi seperti kendaraan bermotor. Selain itu, kendaraan jenis ini turut mengurangi emisi gas rumah kaca karena tidak menggunakan bahan bakar fosil sebagai penggerak utamanya.

Dengan berkurangnya ketergantungan minyak, dapat mempengaruhi ekonomi baik negara maju maupun berkembang. Keuntungan lain, kendaraan listrik tidak menimbulkan kebisingan yang biasa terdapat pada motor maupun mobil berbahan bakar minyak bumi.

Baca: Ganjar Jajaki Bus Listrik untuk Transportasi Umum di Jateng

Kendaraan listrik terdiri berbagai jenis, yaitu: mobil, kereta, truk, pesawat, perahu, skuter, motor, dan pesawat luar angkasa.

Beragam kendaraan berbasis tenaga listrik tak hanya dilirik oleh perusahaan otomotif raksasa, Pemerintah RI lewat Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pun terus mendorong menyambut masa elektrifikasi global.

Pengembangan kendaraan listrik diatur melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2020 tentang Spesifikasi Teknis, Roadmap EV dan Perhitungan Kandungan Lokal.

Bebin Djuana, pengamat otomotif, tak menampik potensi kendaraan listrik kendati saat ini mayoritas masih memiliki bandrol yang tinggi. Menurutnya potensi itu akan semakin besar ketika Indonesia menjadi produsen batere mobil terbesar di dunia.

“Peluang bisnis sudah jelas, ketika pemerintah sudah menetapkan kendaraan listrik sebagai kendaraan masa depan tidak perlu ragu lagi. Apalagi ketika nanti Indonesia sebagai produsen terbesar dunia untuk batere mobil,” jelasnya seperti dikutip dari Kontan.co.id, Jumat (6/11/2021).

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.