Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Maling Rogoh Jok Motor Masih Beraksi di Kudus

Lokasi tempat maling spesialis rogoh jok motor beraksi di Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Aksi pencuri spesialis rogoh jok motor di Kabupaten Kudus masih merajalela. Meskipun salah satu pelaku sudah berhasil ditangkap polisi.

Terbaru, korban yakni M Ari Muhtari, Warga Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus yang kehilangan dompet berisi uang tunai, STNK, dan HP yang disimpan dalam jok motor, Sabtu, (6/11/2021).

Tempat parkir yang  dikelola desa bekerja sama dengan perusahaan tersebut berada di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Padahal beberapa waktu lalu, Polres Kudus sudah membekuk seorang tersangka spesialis rogoh jok motor dilokasi yang sama. Artinya, pelaku spesialis rogoh jok motor bukan hanya satu orang saja, melainkan masih ada pelaku lain yang berkeliaran.

Kanit Reskrim Polsek Jati Aiptu Jansen membenarkan pihaknya telah menerima laporan adanya pencurian barang berharga di tempat parkiran itu. Atas kejadian itu korban kehilangan sejumlah barang berharganya.

“Korban M Ari Muhtari warga Desa Kesambi, itu kehilangan HP, uang tunai Rp 120 ribu, STNK dan kartu ATM,” katanya, Senin (8/11/2021).

Baca: Maling Spesialis Rogoh Bagasi Motor Keciduk Polisi Kudus

Kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kembali pelaku yang masih beraksi di tempat parkir tersebut. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan pelaku yang beraksi kali ini komplotan dari pelaku yang sudah tertangkap, atau bukan.

“Berarti pelakunya bukan tunggal, tapi belum bisa dibuktikan apa komplotan dari yang kemarin atau tidak. Masih dalam lidik,” jelasnya.

Terpisah, penjaga parkir Suwandi juga membenarkan ada seorang karyawan yang kembali kehilangan barang berharga di dalam jok motor. Menurutnya dari pengakuan korban, jok motor saat itu dalam keadaan terkunci.

Ia mengaku heran padahal sebelumnya sudah ada seorang pelaku yang sudah tertangkap polisi. Bahkan menurutnya kejadian serupa beberapa bulan terakhir memang kerap terjadi.

“Mulai 16 Agustus sampai sekarang itu ada sepuluhan pelapor, kadang siang kadang malam. Padahal di sini juga ada penjaganya, total ada delapan penjaga yang dibagi menjadi tiga sif,” ucapnya.

Pihak pengelola parkir sendiri sudah berupaya untuk mencegah kejadian serupa, dengan membagi blok parkir sesuai unit kerja karyawan. Begitu juga, imbauan untuk tidak menyimpan barang berharga di dalam jok motor saat ditinggal bekerja.

“Kami juga awasi, terkadang keliling. Tapi masih saja ada,” jelasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...