Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

LIGA 3 JAWA TENGAH

Dua Gol PSIP Dicetak Pemain Kudus yang Gagal Dikontrak Persiku

Persiku
Pemain Persiku mendapatkan rintangan dari pemain PSIP. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Persiku Kudus harus mengubur dalam harapan untuk tampil di babak kedua Liga 3 Jawa Tengah 2021. Macan Muria bertekuk lutut dari PSIP Pemalang.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Mochtar Kabupaten Pemalang, Sabtu (6/11/2021) siang, Persiku kembali tumbang dengan skor 1-2. Skor yang identik saat mereka dikalahkan Persikaba Blora, dua hari sebelumnya.

Bagi Persiku, kekalahan ini menjadi sangat menyakitkan karena dua gol PSIP Pemalang dicetak oleh pemain asal Kudus. Lebih menyakitkan lagi, pemain itu sebelumnya gagal direkrut oleh Persiku Kudus.

Dua gol yang bersarang di gawang pemain senior Octa Wahyu, penjaga gawang Persiku diciptakan oleh Ahmad Ibnu Yahya. Pemain ini merupakan pemain asli Kudus.

Ahmad Ibnu Yahya, sebelumnya sudah mengikuti seleksi untuk membela Macan Muria. Namun dalam perjalanannya, pemain ini tidak mencapai deal dengan manajemen Persiku Kudus, soal besaran gaji.

Tidak deal, membuat Yahya akhirnya dia berlabuh di klub PSIP Pemalang. Pada pertandingan hari ini, si pemain memberi bukti, bahwa dirinya memang layak dihargai, dengan berhasil mencetak dua gol.

BACA JUGA: Persiku Kalah Lagi, Harapan Lolos Pupus Sudah

Manager Persiku Kudus, Ferdaus Ardyansyah Purnomo mengatakan akan melakukan evaluasi tim. Evaluasi akan dilakukan secara keseluruhan terhadap tim pelatih maupun skuad Persiku Kudus setelah pertandingan ini.

Namun, pihaknya tidak akan menyalahkan pihak manapun atas hasil buruk yang ditorehkan Macan Muria tahun ini. Apapun, semua sudah diupayakan dengan sekuat tenaga.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kami di tahun pertama tim managemen yang menjalankan Persiku, di mana tahun ini adalah fondasi awal, bukan kami cuci tangan, kami tetap berharap dari hasil yang kami peroleh bisa jadi pelajaran berharga bagi kami,” kata dia.

Pihaknya pun memastikan akan ada perombakan di tim pelatih maupun pemain ke depannya.

“Pasti, itu adalah pasti dan wajib, tentunya nanti akan kami laporkan ke Askab dan pihak lain yang ada di dalam Persiku ini,” pungkas dia.

Persiku, sebenarnya masih punya satu pertandingan sisa kala menjamu BJL 2000 Semarang Senin pekan depan. Namun, laga tersebut dipastikan hanya akan menjadi laga hiburan dua tim pesakitan yang mendekam di dasar klasmen grup A Liga 3 Jawa Tengah 2021.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Budi erje

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.