Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jika Vaksin Kedaluwarsa Disuntikkan ke Tubuh, Apa Dampaknya?

Tenaga kesehatan (nakes) menyuntikkan vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Empat ribu vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca di Kudus kedaluwarsa. Kasus itu saat kiini jadi perhatian nasional.

Lalu bagaimana dampak atau risiko jika vaksin kedaluwarsa disuntikkan ke dalam tubuh?

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus, dokter Ahmad Syaifuddin menjelaskan, sejauh ini belum diketahui efek dari vaksin Covid-19 kedaluwarsa jika disuntikkan ke dalam tubuh. Sebab, vaksin itu terbilang baru.

“Efeknya seperti apa tidak tahu. Tetapi yang jelas vaksin kedaluwarsa tidak boleh disuntikkan ke dalam tubuh,” katanya, Jumat (5/11/2021).

Terlepas dari efek kedaluwarsa, Dokter Ahmad Syaifuddin menyampaikan vaksin yang kedaluwarsa tidak memberikan antibodi yang kuat seperti vaksin yang belum kedaluwarsa.

Baca: Kudus jadi Sorotan Satgas Nasional soal Vaksin Kedaluwarsa

Meski demikia, ia mengimbau warga tidak perlu takut divaksin. Menurutnya, tenaga kesehatan tidak akan memberikan vaksin kedaluwarsa kepada masyarakat.

“Untuk masyarakat tidak perlu takut. Karena kami nakes tidak mungkin menyuntikkan vaksin kedaluwarsa,” imbuhnya.

Baca: Ribuan Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Kudus Kedaluwarsa

Ia juga meminta kepada pemerintah pusat untuk tidak memberikan vaksin yang mepet dengan tanggal kedaluwarsa. Sehingga daerah tidak kewalahan.

“Pusat juga seharusnya bisa melihat kekuatan daerah untuk melakukan vaksinasi. Jadi daerah jangan didrop banyak tetapi mepet kedaluwarsa. Pusat kan seharusnya bisa melihat rata-rata kemampuan memvaksin di tiap-tiap daerah,” ungkapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.