Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

131 Kabupaten/Kota Alami Lonjakan Kasus Covid

Ilustrasi Lonjakan kasus Covid
Ilustrasi. Sejumlah nakes beristirahat sejenak di tengah lonjakan pasien Covid-19. (Dok.MURIANEWS)

MURIANEWS, Jakarta – Sebanyak 131 kabupaten/kota di Indonesia mengalami tren kenaikan kasus Covid-19. Lonjakan kasus Covid itu terlihat dalam beberapa waktu terakhir.

Situasi terkini itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam siaran pers virtual.

Muhadjir Effendy menyebut, kenaikan itu terjadi seiring dengan penurunan kasus Covid-19 secara signifikan dalam 2-3 bulan terakhir.

Baca juga: Grobogan Siapkan Anggaran Rp 88 M untuk Tangani Lonjakan Covid

“Kondisi saat ini secara agregat, angka nasional untuk penularan terjadi turun. Tetapi ada sekitar 131 kabupaten/kota yang mengalami tren naik, di samping ada beberapa kabupaten/kota juga yang mengalami penurunan,” ujar Muhadjir dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (1/11/2021).

Muhadjir sendiri tidak merinci daftar kabupaten/kota yang alami kenaikan kasus Covid-19 itu. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Terutama dalam mencegah ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang diprediksi muncul pada awal tahun.

Pemerintah sendiri, lanjut Muhadjir, sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Beberapa langkah itu, akselerasi capaian program vaksinasi nasional, dan juga pada strategi testing, tracing, dan treatment (3T).

“Langkah-langkah tersebut diperkuat dengan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan, juga 3T,” ujarnya.

Selain itu, dalam menghadapi ancaman itu, pemerintah juga akan memperbarui aturan untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19. Salah satunya, menghadapi libur Natal dan Tahun Baru.

“Nataru akan diantisipasi bersama oleh seluruh kementrian dan lembaga. Ada beberapa aturan yang akan diperbaharui untk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19. Adapun aturan tersebut mengenai pergerakan orang, lokasi wisata, pertokoan, tempat peribadatan dan lain-lain,” ujarnya.

Sementara itu, Satgas Covid-19 mencatat kasus konfirmasi positif Covid-19 mengalami penurunan dalam masa pemberlakuan PPKM. Pada periode 6-18 Oktober, jumlah kumulatif penambahan kasus positif covid-19 di Indonesia mencapai 13.774 kasus.

Sementara pada periode 19-31 Oktober, jumlah kasus positif covid-19 turun menjadi 8.974 kasus. Adapun selama hampir 20 bulan pandemi covid-19 menjangkiti Tanah Air, terhitung 4.244.358 warga Indonesia terinfeksi covid-19.

Dari jumlah itu, 4.088.635 warga sudah dinyatakan pulih, 12.318 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri, sementara secara keseluruhan sebanyak 143.405 warga meninggal dunia.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...