Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lima Adab Berdoa Supaya Terkabulkan

Ilustrasi Adab Berdoa
Ilustrasi adab berdoa. (MuriaNewsCom/Cholies Anwar)

MURIANEWS, Kudus – Berdoa ialah salah satu tanda bersyukur. Lewat berdoa, kita memohon ampun dan harapan pada Allah SWT. Agar diijabah, ada adab berdoa yang perlu diketahui.

Adab-adab dalam berdoa harus dilakukan supaya permohonan ampunan dan harapan kita terkabulkan. Berdasarkan buku kumpulan doa sehari-hari yang diterbitkan Kemenag, ada beberapa tata cara berdoa yang harus dilakukan supaya diijabah.

Baca juga: Jangan Kelewatan, Ini Waktu yang Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat

Berikut ini tata cara berdoa, sebagai berikut:

Pertama, dalam keadaan suci.

Sebelum memanjatkan doa kepada Allah SWT, pastikan kita dalam keadaan suci.
Meskipun berdoa dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, tetapi hendaknya umat Islam mengambil wudhu agar terhindar dari segala kotoran atau najis.
Ketika sudah dalam keadaan bersih dan suci, berdoa pun dapat dilakukan lebih nyaman di hadapan Allah SWT.

Kedua, menghadap ke kiblat.

Memang, berdoa bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Namun, berdasarkan sebuah hadist, alangkah baiknya, kita menghadap kiblat saat berdoa
Hal ini berdasarkan sebuah hadis:
“Rasulullah datang ketempat wuquf di Arafah dan ia menghadap kiblat lalu terus menerus berdo’a sehingga tenggelam matahari”

Ketiga, jangan buru-buru dan mulailah dengan membaca hamdalah atau pujian, Istighfar serta Selawat.

Salah seorang Sahabat Nabi berkata :
“Ketika Nabi Muhammad SAW duduk di masjid, tiba-tiba datang seorang laki-laki masuk, lalu ia salat. Setelah selesai ia membaca doa, ‘Allahummaghfirlii warhamnii’. Maka waktu itu Rasulullah pun berkata, wahai kawan, engkau terburu-buru. Jika engkau (selesai) salat, duduklah dahulu kemudian bacalah puji-pujian kepada Allah. Karena dia yang memiliki pujian itu, lalu engkau baca selawat kepadaku kemudian baru berdo’a. Kemudian datang seorang yang lain setelah salat ia memuji Allah dan membaca selawat untuk Nabi Muhammad SAW. dan setelah itu Nabi bersabda, Berdo’alah akan dipenuhi.”

Keempat, lakukan dengan suara lembut dan rasa takut.

Firman Allah SWT yang berbunyi, “Berserulah (Berdo’a) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi sesudah (Allah SWT ) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al A’raf : 55-56)

Kelima, lakukan dengan penuh keyakinan dan berprasangka baik pada Allah.

Didalam berdoa kita harus yakin dan berprasangka baik kepada Allah, seperti hadis berikut ini : “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla berfirman : Aku akan mengikuti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya apa bila ia berdoa kepadaKu”.

Baca juga: Catat! Ini Amalan-Amalan Sunnah di Hari Jumat

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...