Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Mati Gaya kena Pandemi, Woro Widowati Angkat Kemegahan Borobudur

Tangkapan layar Woro Widowati penyanyi lagu tentang Borobudur. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Magelang – Woro Widowati (19), merupakan salah satu seniman yang tak mati gaya di tengah dera pandemi Covid-19. Di tengah segala pembatasan, gadis ini tetap mampu berkreasi dengan mengcover berbagai lagu hingga kini cukup terkenal.

Bahkan kanal Youtube pribadinya dibanjiri subscriber. Suaranya yang khas dan merdu ternyata berhasil mencuri perhatian publik.

Kini Woro merilis lagu berjudul Borobudur Saksi Ati. Lewat lagu terbarunya ciptaan Lek Dahlan, Woro ingin memperkenalkan kemegahan Candi Borobudur.

Videoklip lagu yang bercerita tentang patah hati ini pun berlatar eksotisnya Candi Borobudur yang sudah diakui UNESCO sebagai World Cultural Heritage.

Borobudur memang menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Candi Borobudur memang menjadi salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pengembangan Candi Borobudur dan sekitarnya saat ini pun masih terus dilakukan.

“Lewat lagu ini saya ingin memperkenalkan ini loh kekayaan kita, betapa megahnya Candi Borobudur, peninggalan sejarah yang kita pun harus ikut andil dalam melestarikannya,” tutur Woro.

Di sisi lain, Woro juga mengajak musisi-musisi lokal untuk tetap tangguh berkarya meskipun pandemi masih melanda.

Menurutnya, tidak bisa manggung seperti sebelumnya bukan lagi sesuatu yang perlu diratapi. Banyak peluang dan kesempatan yang bisa dicoba untuk tetap eksis dalam berkreasi.

Ia mencontohkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memfasilitasi para seniman melalui Lapak Ganjar Musik.

“Meskipun masih pandemi, ayo kawan-kawan, kita tetep bisa eksis kok. Apalagi Pak gubernur kita, Pak Ganjar juga begitu mendukung seniman dan memberi ruang untuk berkreasi, seperti yang belum lama ini dilakukan, lewat Lapak Ganjar Musik,” tambah Woro.

Lapak Ganjar Musik memang gebrakan baru dari Ganjar untuk turut mempromosikan karya musisi lokal.

Hal ini terinspirasi dari situasi pandemi yang membuat para pelaku seni tak lagi bisa manggung seperti biasa. Beralih ke media digital untuk memasarkan karyanya menjadi salah satu dorongan yang diberikan Ganjar para para musisi lokal.

Baca: Setelah UMKM, Giliran Ganjar Buka Lapak untuk Musisi Lokal

Sementara itu, Dahlan Efendi atau akrab dikenal Lek Dahlan sang pencipta lagu mengaku keberadaan Candi Borobudur begitu menginspirasinya untuk menciptakan lagu.

Terlebih saat ini, sektor hiburan dan pariwisata sama-sama terdampak pandemi. Selain berkarya, ia berharap lagu ciptaannya dapat diterima masyarakat sekaligus turut membantu pemerintah mengenalkan Candi Borobudur lebih luas lagi.

“Liriknya kan ‘Aku kuat koyo candi’. Nah ini menginspirasi saya, kita punya Candi Borobudur. Kemegahan arsitektur dan keindahan pemandangan ini yang luar biasa,” kata musisi lokal asal Ngawi, Jawa Timur yang juga menciptakan lagu Los Dol tersebut.

Lagu Borobudur Saksi ati resmi dirilis di laman Youtube Woro Widowati pada Kamis (28/10/2021) atau bisa diakses melalui link berikut https://youtu.be/phsIlqKhI6k.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...