Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Syarat Baru Naik Pesawat, Bisa Gunakan Antigen

Ilustrasi Syarat Baru Naik Pesawat
Ilustrasi Tes antigen acak yang dilakukan untuk rombongan asal luar daerah. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Jakarta – Satgas Covid-19 kini mengeluarkan syarat baru naik pesawat. Kini, calon penumpang pesawat di luar Jawa-Bali bisa gunakan hasil tes antigen.

Syarat baru itu tertuang di Addendum Kedua SE No 21 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Addendum Kedua SE itu diteken Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito pada Kamis (28/10/2021).

“Perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi udara antarkabupaten atau antarkota di luar wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama, dan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun maksimal 3 x 24 jam,” demikian ketentuan perubahan tersebut.

Baca juga: Meski Turun Harga, Naik Pesawat Tetap Wajib Tes PCR

“Atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan,” lanjut ketentuan Satgas tersebut.

Dalam Addendum Kedua itu dijelaskan alasan perubahan kebijakan tersebut. Di mana, perubahan tersebut mempertimbangkan akses pemeriksaan RT-PCR di luar Jawa-Bali yang masih terbatas.

Sementara, untuk wilayah Jawa-Bali, ketentuan tetap masih seperti awal. Di mana, melampirkan hasil negatif RT-PCR sebagai salah satu syarat naik pesawat.

Namun demikian, Satgas per 27 Oktober resmi memberikan relaksasi pada masa berlaku tes PCR untuk naik pesawat di seluruh Indonesia. Dari yang awalnya hanya 2 x 24 jam, terkini menjadi 3 x 24 jam. Aturan perjalanan baru itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2021.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...