Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pura-Pura Ngekos, Pencuri di Wonosobo Pukuli Pemilik Rumah dengan Tang Jepit Buaya

Polisi meminta keterangan tersangka usai memukuli melakukan percobaan pencurian dengan memukuli pemilik kos menggunakan tang jepit buaya. (Humas Polres Wonosobo)

MURIANEWS, Wonosobo – Polres Wonosobo mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan yang menimpa Rezqa Abinugraha, pemilik Prabu Kost yang beralamat di Kampung Karangkajen, Kelurahan Wonosobo Timur.

Dalam pencurian tersebut, korban sempat dilarikan ke rumah sakit usai dipukul pelaku menggunakan benda tumpul di bagian kepala.

Kapolres AKBP Ganang Nugroho Widhi menjelaskan, peristiwa nahas itu berawal saat pelaku yang diketahui bernama Tirawan datang ke rumah kos korban dengan niat ngekos, Minggu (10/10/2021) lalu.

Baca: Tak Hanya Satu, Taruna PIP Semarang yang Meninggal Ternyata Dipukuli Lima Senior

Karena tak ada rasa curiga, pelaku diterima pemilik kos dan menempati kamar nomor lima. Sedangkan pemilik kost juga tinggal di situ, dengan menempati kamar nomor satu. Mereka akrab dan tidak ada gelagat mencurigakan.

“Namun lima hari kemudian, tepatnya di hari Jumat (15-10) sekira pukul 06.30 Wib, saat pemilik kost hendak mandi, tiba-tiba Trimawan langsung masuk ke kamar pemilik kos. Trimawan langsung memukul Rezqa dengan menggunakan tang jepit buaya dan mengenai kepala atas kurang lebih sebanyak 10 kali,” katanya dalam siaran pers di Laman Humas Polri, Kamis (28/10/2021).

Pelaku lantas menutup wajah korban menggunakan guling hingga korban jatuh di kasur. Kemudian ia membungkam mulut dan hidung korban dengan bantal.

Baca: Anak Tuna Rungu dan Wicara di Pati Jadi Korban Kekerasan, Dipukuli Empat Orang

Untuk antisipasi Rezqa berteriak dan minta tolong, pelaku memasukkan jarinya ke mulut korban hingga ke tenggorokan.

“Saat itu si korban masih bisa berdiri. Si pelaku melihat korban berdiri, korban dipukul lagi oleh pelaku dengan tang jepit kurang lebih tiga kali dan mengenai kepala atas dan kurang lebih 2 kali mengenai leher belakang,” ujarnya.

Pelaku sempat minta uang kepada korban, namun korban tidak memberikannya. Setelah itu korban lari menuju ruang tamu, di sana korban kembali dipukul menggunakan tang jepit kurang lebih sebanyak 12 kali mengenai kepala atas.

Korban akhirnya berteriak minta tolong, sambil melempar kunci pintu melewati lubang ventilasi yang ada di atas pintu depan rumah. Dengan harapan warga yang sudah ada di depan rumah dapat menolongnya.

“Mendapati kunci yang dilempar dari dalam, warga yang berada di luar depan pintu, segera membuka pintu dan menolong korban serta segera membawanya untuk mendapatkan perawatan atas luka-luka yang di deritanya,” terangnya.

Baca: Gadis Penjaga Toko di Jepara Dipukuli Gara-gara Tak Mau Kasih Nomor WA

Menurut Kapolres, pelaku dibawa ke rumah Ketua RW untuk diamankan, kemudian diserahkan kepada yang berwajib. Korban setelah mendapatkan perawatan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Wonosobo.

“Laporan tersebut diterima tertanggal 15 Oktober 2021 dengan nomor No.LP/B/90/X/2021/SPKT/Polres Wonosobo/Polda Jawa Tengah,” terangnya.

Atas tindakannya tersebut, pelaku dijerat pasal 365 ayat (1) KUH Pidana Jo, Pasal 53 ayat (1) KUH Pidana atau Pasal 353 ayat (1) KUH Pidana terkait percobaan pencurian dengan kekerasan atau penganiayaan dengan direncanakan terlebih dahulu.

“Dalam pasal tersebut pelaku diancam dengan hukuman 6 tahun penjara,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...