Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jual Satwa Dilindungi, Pemuda Banjarnegara Diringkus Polres Wonosobo

Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho Widhi saat ungkap kasus, Rabu (27/10/2021). (Humas Polres Wonosobo)

MURIANEWS, Wonosobo – Polres Wonosobo mengamankan seorang pemuda bernama Nanda warga Desa Gunungjati, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara. Pemuda berusia 21 tahun itu ditangkap karena tertangkap basah menjual satwa yang dilindungi.

Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho Widhi penangkapan pemuda tersebut berawal dari kecurigaan warga yang melihat pelaku menenteng kardus berwarna coklat dengan mengendarai sepeda motor, Kamis (14-10-2021) sekira pukul 10.30 WIB.

“Kemudian salah satu warga menginformasikan kepada pihak kepolisian. Petugas segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi TKP. Disana petugas mendapati seorang laki laki bernama Nanda yang sedang menunggu seseorang karena COD,” jelasnya.

Baca: Dua Penjual Satwa Langka Diringkus Polda dan BKSDA Jatim

Setelah di geledah, Nanda ternyata kedapatan membawa seekor burung Elang Bido, salah satu satwa yang dilindungi dan tidak boleh diperjual belikan.

“Menurut pelaku elang tersebut dia beli dari seseorang di Banjarnegara dan akan dijual kembali dengan harga Rp 400 ribu,” katanya.

Karena ulahnya tersebut, pelaku pun diamankan beserta barang bukti untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca: Mulai Macan Tutul Hingga Elang, Hutan Muria Disebut Masih Dihuni Satwa Langka Top Predator

“Pelaku melanggar Tindak pidana Barang siapa dengan  sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan/atau memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 ayat (2) jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” imbuh Ganang.

Atas Perbuatannya, pelaku diancam hukuman 5 Tahun penjara dan denda Maksimal Rp 100 juta.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

 

Comments
Loading...