Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ander Herrera Dirampok Pelacur di Paris

Gelandang PSG
Gelandang PSG, Ander Herrera dirampok seorang pelacur di Paris. (facebook.com/photo)

MURIANEWS, Paris- Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Ander Herrera dirampok di ibu kota Prancis. Seorang pelacur diduga menjadi pelaku perampokan ini.

Dikutip dari Daily Mail. Herrera yang berusia 32 tahun ini diketahui sedang menunggu di lampu merah, di taman umum Bois de Boulogne. Kawasan ini terletak di sisi barat kota Paris.

Pada saat itu, secara tak terduga seorang pelacur memasuki mobil pemain PSG. Selanjutnya pelaku ini mengambil dompet dan telepon gegam milik Herrera. Barang-barang tersebut berada di kompartemen penumpang.

Pemain PSG ini kemudian diinstruksikan mengemudi ke sebuah lokasi untuk bisa mendapatkan kembali telepon genggamnya. Setelah 20 menit, pelaku diduga mengetahui bahwa korbannya adalah pemain PSG.

Kemudian setelah memastikan bahwa korbanya adalah Herrera, si pelaku minta diturunkan di suatu tempat, dan mengembalikan telepon genggam. Selanjutnya pelaku meninggalkan Herrera.

Polisi mendapatkan laporan ini pada Selasa (26/10/2021) sekitar jam 8 malam waktu paris, atau Rabu (27/10/201) dinihari WIB. Dalam kejadian ini Herrera melaporkan telah kehilanggan uang 200 euro (£169) atau kurang lebih Rp3,3 juta.

BACA JUGA: Neymar Marah Kena Kolong Herrera

Uang tersebut dibawa lari oleh pelacur yang secara tiba-tiba memasuki mobilnya. Herrera belum bisa dipastikan apakah melaporkan secara resmi kejadian yang menimpanya ini.

Selain Herrera, pemain PSG lain juga pernah menjadi sasaran tindak kejahatan. Angel Di Maria, merupakan salah satu yang pernah mengalami kejadian seperti itu.

Pada bulan Maret 2021 lalu, saat PSG menderita kekalahan 1-2 dari Nantes, Angel Di Maria mendapatkan pukulan ganda. Pemain ini mendapati kabar bahwa rumahnya dirampok oleh orang tak dikenal.

Saat kejadian, Di Maria bahkan masih sedang bermain untuk klubnya. Saat itu, Direktur Tehnik PSG, Leonardo menerima kabar tentang perampokan itu. Selanjutnya Leonardo memberitahu Mauricio Pochettino mengenai hal ini.

Pada menit ke-62 Angel Di Maria ditarik keluar, digantikan oleh Leandro Paredes. Selanjutnya Pochettino membisikan kejadian itu pada Di Maria, yang selanjutnya pulang untuk memastikan segala sesuatunya.

Insiden yang menimpa keluarga Di Maria dilukiskan sebagai tindakan yang kasar. Saat itu media Spanyol juga sempat memberitakan bahwa keluarga Di Maria sempat disandera oleh pelaku.

Dalam kejadian itu, isi brankas yang terletak di lantai atas rumah Di Maria dicuri pelaku. Kasus ini kemudian di tangani oleh polisi setempat.

Pada malam yang sama, juga dilaporkan telah terjadi perampokan di rumah orang tua rekan setim Di Maria, Marquinhos. Ayah bek yang memiliki nama asli Marcos Barros Correa ini, dilaporkan sempat dipukul di wajah, dada dan tulang rusuk oleh penyusup. Mereka kemudian mencuri barang-barang dari dalam rumah.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Daily Mail

Comments
Loading...