Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Meski Turun Harga, Naik Pesawat Tetap Wajib Tes PCR

Ilustrasi Tes PCR

ilustrasi Tes PCR. (freepik)

MURIANEWS, Jakarta – Tes PCR tetap menjadi syarat wajib penumpang pesawat meski harganya sudah diturunkan. Sulitnya menjaga jarak di pesawat jadi alasan Kemenkes.

Kebijakan itu juga untuk mencegah penularan Covid-19 di antara penumpang pesawat. Itu diungkapkan Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Abdul Kadir.

Dia mengatakan sejak adanya penyesuaian dan pelonggaran, mobilitas masyarakat mulai tinggi. Kapasitas pesawat dalam setiap penerbangan pun hampir penuh.

“Artinya, memang pelaksanaan physical distancing di atas pesawat sukar dilaksanakan,” kata Kadir dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Harga Tes PCR Turun!

Kadir menyebut tes PCR diwajibkan agar setiap penumpang pesawat benar-benar negatif Covid-19. Dengan begitu, potensi penularan Covid-19 dapat ditekan.

Menurutnya, terlalu berisiko untuk menghapus kewajiban tes PCR. Kadir beralasan seluruh penumpang bisa tertular jika ada satu saja penumpang positif Covid-19 yang tidak terdeteksi.

“Seandainya tanpa PCR dan lolos di atas pesawat terbang, tentunya semua penumpang dalam pesawat itu termasuk dalam probable atau suspect. Dengan demikian, semua yang di pesawat itu harus dikarantina,” ujarnya.

Kadir menambahkan kewajiban mencegah penularan Covid-19 bukan hanya tugas pemerintah. Ia berharap pihak swasta juga membantu upaya pencegahan penularan virus Corona, khususnya dalam penerbangan.

Sebelumnya, aturan wajib tes PCR untuk penumpang pesawat menuai protes. Sejumlah elemen masyarakat mengeluhkan harga tes yang mahal. Selain itu, hasil tes hanya berlaku 1×24 jam.

Merespons hal itu, Presiden Jokowi memerintahkan penurunan harga tes PCR. Kemenkes pun menetapkan tarif tertinggi tes PCR di Jawa-Bali Rp275 ribu, sedangkan di provinsi lainnya Rp300 ribu.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.