Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Belasan Pohon Peneduh di Grobogan Membahayakan

Pegawai BPBD Grobogan melakukan pendataan pohon peneduh di kawasan kota Purwodadi. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Belasan pohon penduh jalan di kawasan Kota Purwodadi, Kabupaten Grobogan, sudah saatnya ditebang karena kondisinya membahayakan. Hal ini berdasarkan pemantauan yang dilakukan tim BPBD Grobogan, Rabu (27/10/2021).

Pemantauan yang dipimpin Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrichan hari ini dilangsungkan di sejumlah ruas jalan utama di kawasan kota Purwodadi. Seperti, di Jalan Gajah Mada, A Yani, MT Haryono, Bhayangkara, DI Panjaitan, Hayam Wuruk, dan Jalan Sutomo.

Dari pantauan tersebut diketahui ada banyak pohon yang kondisinya mengenaskan dan membahayakan. Antara lain, pangkal pohon keropos dimakan rayap dan bekas dibakar, serta ada pohon yang kondisinya sudah mati.

Selain itu, ada juga pohon yang posisinya terlihat miring ke arah jalan raya. Kemudian, ada pohon yang sebagian dahannya berada di atas jalan dan rentan terkena kendaraan bertonase besar dan muatan barangnya cukup tinggi.

Baca: Dua Rumah dan Tower Seluler di Grobogan Roboh Dihajar Puting Beliung

Berikutnya, ada pula yang dahannya terlalu rimbun dibandingkan dengan ukuran pohon. Jika dibiarkan dikhawatirkan pohon tersebut akan tumbang dan menimpa pengendara.

“Ini sudah kita data. Nanti, ada pohon yang memang perlu ditebang dan hanya dipangkas saja. Sementara, kita monitor pohon penduh di dalam kota dulu,” katanya.

Baca: Avanza Diterjang Kereta di Grobogan, Tiga Orang Tewas

Sementara itu, Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih menambahkan, pada awal musim hujan ini, sudah terjadi beberapa kali bencana angin kencang. Akibat kejadian ini, ada belasan rumah roboh, ratusan rumah rusak ringan dan banyak pohon tumbang.

Terkait kejadian itulah, pihaknya melakukan upaya pencegahan guna meminimalisir korban maupun kerugian material.

Salah satunya dengan melakukan pendataan pohon turus jalan atau peneduh. Hasil dari pendataan ini nantinya akan disampaikan pada dinas terkait yang menangani pohon peneduh supaya ditindaklanjuti.

“Beberapa hari lalu, banyak sekali pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik, bangunan maupun menutup jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas. Nah, hal ini coba kita antisipasi dengan melakukan pendataan ke lapangan. Nantinya, pohon yang kondisinya sangat membahayakan perlu segera ditebang sebelum tumbang kena angin,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...