Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sidang Raibnya Dana Nasabah Bank Mandiri di Kudus, Apa Hasilnya?

Sidang perdana hilangnya tabungan nasabah Bank Mandiri Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Sidang perdana gugatan nasabah Bank Mandiri yang kehilangan dana Rp 5,8 miliar di rekening digelar Pengadilan Negeri (PN) Kudus, Rabu (27/10/2021).

Persidangan itu dipimpin Hakim Ketua Ahmad Bukhori serta hakim anggota Galih Bawono dan Rudi Hartoyo. Kedua belah pihak juga hadir dalam persidangan tersebut.

Dalam proses sidang itu, kedua belah pihak secara bergantian dipanggil untuk menyerahkan berkas kepada hakim ketua. Sidang perdana ini agendanya adalah mediasi.

Hakim menjelaskan, penyelesaian perkara perdata nomor 59/Pdt/G/2021/PN antara pihak penggugat (M Imam Rofi’i, red) dan tergugat (Bank Mandiri, red) melalui proses perundingan (mediasi, red) untuk memperoleh kesepakatan sebelum melanjutkan proses sidang.

“Upaya awal dengan harapan damai melalui mediasi. Karena dari penggugat tidak ada mediator, kami menunjuk hakim mediator dari PN Kudus Ziyad. Setelah itu nantinya kami serahkan proses mediasi kepada hakim mediator, akan langsung atau dijadwalkan lagi,” katanya, Rabu, (27/10/2021).

Hakim memutuskan persidangan ditunda hingga menunggu hasil mediasi dan menunggu keputusan adanya persidangan lebih lanjut. Tak berselang lama, kedua belah pihak kembali dipertemukan di ruangan yang tertutup.

Sementara kuasa hukum penggugat Musafak menjelaskan, pada prinsipnya, kedua belah pihak mencari solusi penyelesaian yang terbaik tentang persoalan hilangnya dana nasabah itu melalui mediasi. Sehingga, tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan.

“Agenda mediasi, akan dilakukan pekan depan dan hari ini belum ada agenda mediasi, hanya penunjukkan hakim mediasi. Kami dengan pihak Mandiri tadi hanya sebatas mengobrol, intinya ingin menyelesaikan perkara ini dengan baik,” jelasnya.

Baca: Saldo Rp 5,8 Miliar Hilang, Warga Kudus Gugat Bank Mandiri Rp 55 Miliar

Sedangkan, kuasa hukum Bank Mandiri Eko Cahyo Purnomo enggan memberi keterangan kepada awak media. Usai persidangan ia langsung meninggalkan Pengadilan Negeri Kudus.

Diberitakan sebelumnya, tabungan Moch Imam Rofi’i warga Kecamatan Jati, Kudus, di Bank Mandiri raib. Tak tanggung-tanggung tabungan yang raib di bank BUMN itu sebesar Rp 5,8 miliar.

Dari penjelasan yang diterimanya dari pihak bank, ada empat kali transaksi yang dilakukan melalui rekening korban pada 17 Mei 2021 lalu.

Hanya saja, korban merasa ada kejanggalan sebab merasa tak pernah melakukan transaksi tersebut. Imam Rofi’i pun mengajukan gugatan ke pengadilan atas kasus ini.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

 

Comments
Loading...