Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Petinggi Manchester United Gelar Rapat Bahas Krisis Klub

Tiga Gol Salah dalam kemenanagan 5-0 Liverpool atas MU menimbulkan krisis di  Old Trafford.
Tiga Gol Salah dalam kemenanagan 5-0 Liverpool atas MU menimbulkan krisis di Old Trafford. (.facebook.com/IndonesiaLFC/?brand)

MURIANEWS, Manchester- Usai kekalahan memalukan 0-5 dari Liverpool, Minggu (24/10/2021), para petinggi klub  MU langsung menggelar rapat. Sejumlah pimpinan klub bertemu dan membahas situsi krisis yang terjadi di MU.

Setelah malam yang hiruk pikuk dan memekakan telinga, Senin (25/4/2021) malam waktu Inggris, atau Selasa (26/10/2021) dinihari WIB, Joel Glazer dan Avram Glazer, pemilik MU dikabarkan melakukan pembicaraan krisis dengan wakil ketua eksekutif Ed Woodward dan direktur pelaksana Richard Arnold.

‘Kejutan’ dari Liverpool yang begitu menohok terus menggema di sekitar Old Trafford sejak kekalahan itu. Daily Mail melaporkan, para petinggi MU kemungkinan besar membahas mengenai masa depan Ole Gunar Solskjaer.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai nasib Ole Gunar Solskjaer. Pria asal Norwegia ini dipastikan semakin menerima beban dan tekanan berat pasca kekalahan menyakitkan itu.

Solskjaer sendiri disebutkan memilih menghabiskan dua setengah jam di tempat latihan timnya. Sekitar waktu makan siang, Ole menyendiri, setelah memberikan hari libur kepada para pemain dan staf pelatihnya.

Ole Gunnar Solskjaer kini berjuang untuk menyelamatkan pekerjaannya sebagai manajer Manchester United. Hal ini seiring dengan semakin meningkatnya spekulasi tentang masa depannya di Old Trafford.

BACA JUGA: Pendukung Liverpool Indonesia Olok-olok MU

Ini memang bukan pertama kalinya bagi pelatih berusia 48 tahun itu menghadapi masa depan yang tidak pasti sejak ia menangani tim pada Desember 2018. Sebelumnya manajemen Manchester United memberikan dukungan tegas kepadanya.

Namun sejak Liverpool berhasil ‘menghina’ di Old Trafford, situasinya bisa berubah. Hasil pertemuan para petinggi MU, menurut Daily Mail, tidak menyebut keputusan secara jelas. Mereka hanya menekankan perlunya bekerja sama dan segera melupakan rasa malu hari Minggu.

Sayangnya, tidak ada juga pernyataan bahwa Solskjaer masing akan bertanggung jawab saat MU melawat ke Tonttenham Hotspur pada akhir pekan nanti. Semua masih belum diputuskan, mengenai Solskjaer.

“Sudah dijelaskan kepada para pemain bahwa mereka semua, termasuk manajer, akan akan mendapatkan ‘hantaman’ dalam minggu ini. Tetapi pesannya adalah bahwa tim akan bersama-sama menghadapinya,” demikian dikatakan sumber Daily Mail di MU.

“Namun, setelah meminta para pemainnya untuk menerapkan gaya menekan melawan tim Jurgen Klopp, sejumlah pemain percaya tim tidak siap untuk bermain dengan cara itu lagi. Karena mereka tidak terlalu fokus pada taktik dalam latihan pada hari-hari menjelang pertandingan,” tambah sumber ini lagi.

Sementara itu, kiper MU, David De Gea memberikan penilaian terhadap penampilan timnya dengan sangat kecewa. Bersama sejumlah pemain MU, De Gea sudah menyampaikan permintaan maafnya pada pendukung MU.

“Sulit untuk menggambarkan apa yang saya rasakan sekarang. Itu menyakitkan. Hal ini tidak cukup baik. Kami terus kebobolan gol seperti yang telah kami lakukan sepanjang musim. Kami bermain seperti anak-anak dan saya harus meminta maaf kepada para penggemar,” ujarnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Daily Mail

 

Comments
Loading...