Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pembangunan MPP Kudus Harus Rampung Desember

Proyek bangunan MPP Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pembangunan Mal Pelayan Publik (MPP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus ditarget rampung akhir tahun ini. Hingga kini, progres pembangunannya pun telah mencapai 50 persen.

Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, pembangunan pekan ini tengah berfokus di lantai satu. Untuk pekan depan, pembangunan akan dimulai dengan pengecoran lantai dua.

“Setidaknya bulan Desember ini harus sudah rampung,” katanya, Selasa (26/10/2021).

Ketika sudah rampung, kata Hartopo, maka diharapkan bisa segera melayani masyarakat Kota Kretek semaksimal mungkin. Mal pelayanan publik sendiri akan berisi 23 gerai pelayanan pemerintah.

Di lantai satu, akan berisi 16 stan dan lantai dua akan berisi tujuh stan. Adanya Mal Pelayanan Publik diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik Kabupaten Kudus menjadi cepat dan efisien.

“Nantinya berbagai instansi pelayanan publik bergabung jadi satu atap. Ini merupakan upaya Pemkab Kudus untuk meningkatkan pelayanan publik,” pungkasnya.

Baca: 25 Ribu Buruh Rokok Kudus Dimintakan Jatah BLT dari Pemprov

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus Revli Subekti mengatakan masa pembangunan gedung MPP sendiri, adalah selama 111 hari atau direncanakan rampung digarap pertengahan Desember mendatang.

Secara perhitungan teknis, Revli optimis proyek tersebut bisa rampung tepat waktu. “Hanya memang kami punya opsi mengajukan perpanjangan pembangunan paling lambat tanggal 28 Desember 2021,” jelas dia.

Baca: Sukmawati Jalani Ritual Sudhi Wadani, Apa Itu?

Walau demikian, pihaknya memastikan peresmian MPP baru akan dilaksanakan di tahun 2022 mendatang. Dengan jadwal mengikuti dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan).

“Karena yang akan meresmikan dari Kemenpan sendiri, namun ketika sudah siap dan jadwal dari Kemenpan belum turun maka diinstruksikan untuk soft opening dulu,” jelasnya.

Dana untuk pembangunan mal pelayanan publik sendiri dialokasikan sebesar Rp 6,1 miliar. Nominal tersebut belum termasuk penganggaran untuk perangkat seperti mebel dan sebagainya.

Mal tersebut, sesuai rencana akan diisi stanan layanan seperti KPP Pratama, Samsat, PLN, dan BPOM.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...