Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

LADI Harus Selesaikan 24 Masalah Untuk Lepas Sanksi WADA

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari sebut LADI harus selesaikan 24 masalah yang menyebabkan Indonesia disanksi WADA. (facebook.com/NOC-Indonesia-109529337162641/photos)

MURIANEWS, Jakarta- Ketua NOC (National Olimpic Comite) Indonesia Raja Sapta Oktohari menyatakan ada 24 masalah yang harus segera diselesaikan LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia) agar Indonesia lepas dari sanksi WADA (World Anti Doping Agency). Hal itu harus segera dilakukan agar Indonesia bisa leluasa dalam berkegiatan olahraga di tingkat internasiona.

Raja Sapta Oktohari yang ditunjuk pemerintah menjadi Ketua Tim Kerja Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA mengaku sudah bertemu secara langsung dengan Presiden WADA. Semua permasalahan menyangkut sanksi sudah dibicarakan, dan mendapatkan sambutan yang baik.

Dirinya bertemu dengan Presiden WADA Witold Banka dan Sekjen Olivier Niggli di General Assembly Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) di Crete, Yunani, Minggu (24/10/2021) kemarin. Kepada WADA, Okto menyampaikan NOC Indonesia bersama pemerintah memiliki perhatian penuh agar Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) bisa segera terbebas dari sanksi.

BACA JUGA: NOC Butuh Waktu Satu Bulan Tangani Sanksi WADA

“Selama ini ada kesulitan berkomunikasi dengan WADA karena masih melalui email. Sekarang kami telah memiliki direct line ke semua key person WADA dan dari pertemuan tersebut mereka sangat terbuka dan berkomitmen untuk membantu masalah ini,” kata Okto dalam rilis NOC Indonesia, Senin (25/10/2021).

“Contoh, alamat email yang dikirimkan kepada kami juga salah. Kami sendiri tidak tahu itu email siapa dan dengan bertemu langsung, saya bisa meluruskan informasi-informasi yang salah. WADA kini sudah tahu dan Mr Niggli sudah sangat terbuka karena beliau memberikan nomor pribadi ke saya untuk mempercepat komunikasi,” kata Okto menambahkan.

WADA menjatuhkan sanksi kepada LADI setelah dinilai tidak patuh menaati aturan dan program anti-doping yang efektif pada 7 Oktober 2021. Akibatnya, hak-hak Indonesia di olahraga internasional terdampak.

Di antaranya tidak diizinkannya bendera Merah Putih berkibar di event regional, kontinental hingga kejuaraan dunia, terkecuali di Olimpiade dan Paralimpiade. Selain itu, Indonesia juga terancam tidak bisa menjadi tuan rumah event olahraga internasional selama satu tahun ke depan.

“Saya mengatakan kepada WADA, kami tidak punya waktu selama satu tahun karena NOC Indonesia berencana membawa banyak event olahraga internasional ke Tanah Air. WADA mengatakan semua sanksi bisa segera ditangguhkan selama LADI mampu menyelesaikan pending matters. Hal ini yang sedang dikebut untuk dirampungkan secepat mungkin. Bola sudah ada di kita saat ini dan LADI harus bergerak cepat,” tandas Okto lagi.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...