Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banyak Penyesuaian, Pengawasan Prokes Diminta Tidak Melemah

Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube/Sekretariat Presiden)

MURIANEWS, Jakarta – Banyaknya daerah yang mengalami penurunan level PPKM memberikan dampak mobilitas yang meningkat. Bahkan peningkatannya di atas batas rata-rata. Itu dikemukakan, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam konfrensi pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (25/10/2021).

“Penurunan level PPKM di banyak kota-kabupaten di Jawa dan Bali memberikan dampak indeks komposit mobilitas di atas baseline. Presiden meningatkan banyak kelemahan pengawasan di lapangan dan harus segera dijaga dan dipertegas pengawasannya,” katanya.

Menurutnya, kunci dari penyesuaian dan pelonggaran PPKM ada di pengawasannya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Diklaim Turun Hingga 98,9 Persen

Di kesempatan itu, Luhut juga menyebut penanganan Covid-19 di Indonesia mendapatkan apresiasi dari negara lain. Informasi itu didapatkannya saat berkunjung di Amerika bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Apa yang dihasilkan (terkendalinya kasus Covid-19 di Indonesia) ini sangat diapresiasi. Pemerintah masih mampu melakukan brifing untuk memperhatikan pengawasan dan prokes ini,” kata Luhut.

Apresiasi itu, menurutnya bukan tanpa alasan. Di banyak negara, terkendalinya Covid-19 tidak terjadi dan menyebabkan terjadinya serangan gelombang yang terus terjadi. Salah satunya di Belanda yang mulai minggu kemarin mengalami peningkatan.

“Di banyak negara itu tidak terjadi, itu sebabnya serangan gelombang-bergelombang terus terjadi seperti mulai minggu kemarin di Belanda,” katanya.

Luhut pun meminta seluruh elemen masyarakat tidak lengah dengan situasi Covid-19 yang rendah dan terkendali. Di beberapa negara di Eropa, saat ini mengalami kenaikan signifikan meskipun vaksinasi yang dilakukan cukup tinggi.

“Di banyak negara di Eropa mengalami kenaikan yang signifikan meskipun vaksinasi dilakukan cukup tinggi. (Itu karena) Relaksasi kegiatan sosial (di sana) dilakukan dengan cepat dan prokes dilupakan,” katanya.

 

Reporter: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...