Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Melihat Terapi Bio Elektrik di Kudus, Ini Manfaatnya

Pasien tengah diterapi bio elektrik. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Terapi bio elektrik namanya. Salah satu pengobatan alternatif yang bisa meredakan berbagai keluhan penyakit yang dirasakan oleh tubuh.

Di Nusantara Rehab Center (NRC), yang berada di kompleks B&P Garden Kampung Kuto, Kudus, bisa ditemukan terapi ini.

Pengobatan alternatif ini, bukan pengobatan biasa, perlu tenaga ahli atau berpengalaman untuk melakukannya. Pasalnya, terapi ini menggunakan aliran listrik yang ditancapkan langsung di tegangan listrik sebesar 220v.

Galih Angga Restu (22), salah satu terapis bio elektrik mengatakan, bio elektrik merupakan jenis terapi yang memanfaatkan aliran listrik sebagai pemacu utamanya. Dan akan dinetralkan oleh alat lempengan khusus.

Bio elektrik, dipercaya memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Seperti meregangkan otot kencang, melancarkan peredaran darah, kolesterol, asam urat dan masih banyak lagi.

“Tapi untuk penyakit khusus seperti asam urat dan kolesterl harus ada tindak lanjutnya. Habis dibio elektrik untuk melancarkan peredaran darah, setelah itu dibekam,” katanya, Senin (25/10/2021).

Ia menjelaskan, terapi bio elektrik menggunakan seutas kabel yang dialiri listrik dan disalurkan menuju lempengan khusus berupa campuran kuningan, alumunium, hingga kandungan besi. Baik di sisi positif ataupun negatif pada kabel tersebut.

“Lempengan bio elektrik yang positif nanti diinjak terapis, yang negatifnya diinjak pasien. Jadi rasanya nanti bergetar seperti kesetrum tapi alirannya ringan,  baik untuk terapi ataupun pasien,” jelasnya.

Baca: Cuma Rp 75 Ribu, Tempat di Kudus Ini Layani Bekam hingga Terapi Bio Elektrik

Terapi bio elektrik itu, sambung dia, juga bisa diatur besar kecilnya aliran listrik. Sistemnya bisa diatur seperti gas mobil.

“Jadi lempengan itu semakin kuat terapis yang menekan menggunakan tumit aliran listriknya juga akan semakin besar, tapi tetap sudah netral,” ujarnya.

Menurutnya durasi lama terapi bio elektrik tergantung keluhan dari pasien. Ketika pasien cepat merasa enak, terapi akan cepat selesai, begitu juga sebaliknya.

“Terkadang ada yang pindah-pindah, seperti leher, terus ganti pinggang, punggung, itu lama, bekisar 30-60 menit. Tarifnya sama dengan terapi lain, Rp 75 ribu,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...