Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dikasih Nama Bupati, Sirkuit Balap Motor di Jepara Jadi Polemik

Pemain motocross Jepara sedang beradu skill di sirkuit Kelapa Park, di kawasan Bumi Perkemahan Pakis Adhi. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara- Penamaan Sirkuit Dian Rakashima Jepara masih menjadi polemik di masyarakat. Pro dan kontra di media sosial terus berlangsung dengan beragam pendapat. Penambahan nama ‘Dian’ yang notabene adalah nama Bupati Jepara, dibahas sengit.

Pekan lalu Federasi Olah raga Balap Motor (FOBM) Jepara melakukan audiensi dengan Bupati Jepara Dian Kristiandi. Audiensi berkaitan tentang peresmian sirkuit yang berada di kawasan Bumi Perkemahan Pakis Adhi dan rencana gelaran grasstrack serta motocross bulan depan.

Ketua FOBM M. Latifun, menegaskan usulan nama tersebut berasal dari para anggota yang dipimpinnya itu. Sebelumnya, penamaan sirkuit tersebut dilakukan oleh Perumda Aneka Usaha Jepara, melalui sayembara. Muncullah nama Sirkuit Rakashima sebagai pemenang.

BACA JUGA: Grasstrack Motocross Series Akan Digelar di Jepara

Kemudian, atas usulan anggota FOBM itu, Latifun menyodorkan nama sirkuit itu dengan ditambahi diksi “Dian” di depan kata Rakashima. Sebelum menyodorkan nama itu kepada bupati, Latifun mengaku sudah berkoordinasi dengan Perumda Aneka Usaha. Latifun tidak menerima penolakan atau persetujuan dari Perumda itu. Perumda Aneka Usaha hanya mempersilahkan supaya itu dibicarakan dengan bupati dulu.

“Saya selaku Ketua FOBM, kan, menyampaikan usulan dari teman-teman. Agar itu disampaikan. Malah ada yang usul dulu sebelum sayembara, malah namanya Sirkuit Dian Kristiandi. Namanya orang senang (dengan bupati, red) dibikinkan sirkuit,” kata Latifun, Senin (25/10/2021).

Saat nama itu disodorkan, Latifun menyatakan bupati tidak keberatan. Namun, ternyata setelah itu nama tersebut dimunculkan, banyak penolakan terjadi. Sebagian masyarakat menilai penggunaan nama Dian pada sirkuit itu tidak etis. Juga berpotensi memunculkan kepentingan-kepentingan politis.

Meski demikian, Latifun memastikan bahwa nama tersebut belumlah final. Sebab, sampai saat ini penamaan sirkuit tersebut belum diresmikan. Sirkut Balap Motor ini baru saja selesai dibangun.

“Sampai sekarang nama itu belum fiks. Karena belum diresmikan. Peresmiannya kan, masih bulan depan,” tegas Latifun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...