Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pati Pernah Diguncang Gempa Dahsyat, Kerusakan Capai 500 KM

Unggahan sejarah gempa merusak di Pati, Jepara dan Semarang. (Instagram @DaryonoBMKG)

MURIANEWS, Pati – Wilayah Salatiga dan sekitar diguncang gempa bumi sejak Sabtu (23/10/2021) hingga Minggu (24/10/2021). Gempa awal terjadi dengan magnitudo 3,0 dan disusul 29 gempa lain dalam waktu 33 jam.

Dalam sejarah gempa di Jateng, tak hanya wilayah sekitar Salatiga-Ambarawa yang dilanda gempa dengan radius dampak yang luas. Di wilayah eks-Karesidenan Pati juga tercatat pernah terjadi gempa dahsyat dengan skala intensitas VII-VIII MMI.

Bahkan radius kerusakannya mencapai 500 kilometer.

MMI merupakan Skala Mercalli, satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada 1902.

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, dalam unggahan di twitternya menyebut, gempa dahsyat ini terjadi pada 12 Desember 1980.

Baca: Gempa Darat Guncang Salatiga, BMKG: Dipicu Sesar Merbabu, Merapi, dan Telomoyo

Gempa yang terjadi kala itu dengan kekuatan magnitude 6,8. Bahkan, gempa menyebabkan beberapa orang menjadi korban. Namun tidak disebutkan jumlahnya secara pasti.

”Gempa Pati-Juwana M 6,8 kerusakan dalam radius 500 km, beberapa orang meninggal (VII-VII MMI),” isi dalam unggahanya yang dikutip pada Minggu (24/10/2021).

Dalam sejarah gempa, di wilayah eks-Karesidenan Pati terdapat sesar Naik Pati. Sesar ini sudah beberapa kali menyebabkan gempa merusak.

Dikutip dari republika.co.id, Sesar Pati adalah sesar dengan kelurusan yang panjang, berarah barat daya-timur laut.

Baca: 30 Kali Gempa Guncang Salatiga dalam 33 Jam

Ciri morfologi lain yang mengindikasikan keberadaan sesar ini adalah sebuah pola kelurusan (lineament) dari selatan Semarang ke arah timur laut melewati daerah Lasem dan menerus ke Laut Jawa.

Sebelum terjadi gempa dahsyat pada 1980 tercatat sudah terjadi beberapa kali gempa kuat dan merusak di wilayah Pati.

Pada 1836, gempa merusak di daerah Rembang hingga Tuban hingga mencapai skala intensitas VII MMI.

Kemudian pada 1847 gempa merusak juga terjadi di daerah Lasem dan sekitarnya. Gempa ini juga bersumber dari Sesar Naik Pati. Dan pada 1890, gempa kuat melanda Pati dengan magnitudo 6,8.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Republika.co.id

Comments
Loading...