Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

METRO MALUKU

Kadiv Propam: Direskrimum Polda Maluku Bakal Disidang Etik

Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo. (Polri.go.id)

MURIANEWS, Ambon – Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan Direskrimum Polda Maluku Kombes Kombes Sih Harno yang diduga memeras seorang pengusaha asal Jawa Timur (Jatim) berinisial AY bakal disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Sidang kode etik akan digelar setelah audit investigasi selesai.

“Setelah audit investigasi selesai, yang bersangkutan segera disidangkan KKEP di Propam Mabes Polri,” kata Sambo seperti dikutip Detik.com.

Sambo menjelaskan, Propam Mabes Polri menyatakan telah memeriksa Kombes Sih Harno. Bahkan pemeriksaan tersebut sudah dilakukan dua kali.

Baca: Diduga Peras Pengusaha Jatim, Direskrimum Polda Maluku Diperiksa Propam

“Dir Krimum Polda Maluku sudah diperiksa oleh Biro Paminal Divisi Propam Polri,” ujar Sambo.

Sambo menyebut Biro Pertanggungjawaban Profesi (Wabprof) masih bekerja menangani kasus ini. Mereka tengah melaksanakan audit investigasi.

“Sekarang sedang dilaksanakan audit investigasi oleh Biro Wabprof terkait kasus tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, Direskrimum Polda Maluku Kombes SH diperiksa terkait dugaan pemerasan terhadap seorang pengusaha asal Jatim berinisial AY. Kasus tersebut ditangani Propam Mabes Polri.

“Terkait dengan informasi itu sudah dilaporkan ke Propam Mabes Polri, dan Propam Mabes Polri juga sudah turun ke Polda Maluku dan sudah melakukan penyelidikan terkait dengan hal tersebut,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat.

Baca: Ahok Dukung Propam Tindak Tegas Adik Iparnya yang Pecaran Pakai Mobil PJR

Propam Mabes Polri telah dua kali datang ke Polda Maluku untuk memeriksa Kombes SH. Kombes SH diperiksa karena diduga memeras AY.

Kasus AY ditangani di Ditreskrimum Polda Maluku. Kombes Roem mengatakan pihaknya tidak pilih-pilih dalam penanganan kasus.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...