Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Fasilitas Olahraga Bagi Atlet Difabel di Jepara Masih Terbatas

Atlet Disabilitas Jepara saat diterima Bupati Jepara sebelum berangkat ke Perpans XIV Papua 2021. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara- Di Kabupaten Jepara, fasilitas penunjang olahraga bagi penyandang dissabilitas dirasakan masih minim. Padahal, potensi para penyandang dissabilitas untuk menjadi atlet profesional sangatlah besar.

Ketua KONI Jepara, Samsul Anwar, tak menampik bahwa fasilitas olahraga bagi para atlet penyandang dissabilitas sangatlah terbatas. Di sisi lain, sejauh ini sudah banyak muncul atlet-atlet difabel yang berprestasi di kancah regional maupun nasional.

Misalnya, dalam gelaran Peparnas XVI di Papua mendatang, ada empat atlet penyandang dissabilitas asal Jepara yang mewakili Jawa Tengah untuk bertanding di gelaran olahraga terbesar nasional itu.

“Masalahnya kita memang terbatas di fasilitas. Jadi, banyak atlet difabel yang harus latihan alakadarnya,” kata Samsul, Kamis (21/10/2021).

Kalaupun ada fasilitas, lanjut Samsul, keberadaannya tak merata di wilayah-wilayah utama. Padahal, mestinya pemerintah menyediakan fasilitas olahraga di wilayah Selatan, Tengah, dan Utara. Sehingga para atlet tidak perlu jauh-jauh ke tempat olahraga yang mayoritas berada di wilayah tengah atau Kota Jepara.

“Kalau para atlet harus ke kota, misalnya orang Kecamatan Mayong, tentu butuh biaya dan waktu. Sedangkan, para atlet belum tentu memiliki cukup biaya untuk itu,” ujar Samsul.

BACA JUGA: Empat Atlet Difabel Jepara Ikut Peparnas Papua XIV

Samsul menambahkan, sejauh ini para atlet hanya memanfaatkan fasilitas seadanya. Terutama para atlet tenis meja, bulu tangkis atau renang. Mereka memanfaatkan fasilitas-fasilitas olahraga umum yang ada di masyarakat.

Meskipun pengadaan fasilitas olahraga itu dirasa berat, Samsul berharap pemerintah tetap memberi perhatian khusus.

“Atau paling tidak ada kendaraan yang bisa digunakan untuk penjemputan para atlet menuju tempat latihan. Dan ini yang sedang kami upayakan” pungkas dia.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...