Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kena Sanksi Komdis PSSI, PSG Pati Bakal Banding

Pemain PSG Pati, Heri Setiawan saat menerima kartu merah dalam pertandingan PSG Pati Vs Persijap Jepara. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati- Tiga pemain Putra Safin Grup (PSG) Pati dijatuhi sanksi oleh Komisi disiplin (Komdis) PSSI. Ketiganya yakni, Nurhidayat dan Heri Setiawan, dan Saiful Indra Cahya.

Jajaran petinggi Java Army itu pun langsung mengambil sikap. COO (Chief Operating Officer) PSG Pati, Divo Sadhendra menyatakan akan mengambil langkah banding. Namun, langkah tersebut hanya ditujukan untuk sanksi Heri Setiawan dan Saiful Indra Cahya.

“Untuk Nurhidayat tidak ada opsi banding seperti yang tertera pada Salinan Keputusan Komdis PSSI,” katanya dalam keterangan tertulis yang diberikan kepada MURIANEWS, Kamis (21/20/2021).

Untuk mengajukan banding itu, pihaknya diberikan waktu seminggu. Termasuk untuk menyiapkan data-data yang menjadi keberatan tim milik Youtuber kondang Atta Halilintar dan Pengusaha Gadget Putra Siregar ini.

BACA JUGA: Pemain PSG Pati Kena Denda PSSI Rp50 Juta

“Mudah-mudahan 2-3 hari kedepan, semua data yang dibutuhkan sudah terkumpul dan siap. Yang pasti tentunya kita akan berjuang keras mencari keadilan untuk tiga pemain belakang kita. Karena ini sangat merugikan tim ini,” imbuhnya.

Manajemen, lanjut Divo, mengaku sudah merelakan untuk sanksi yang dijatuhkan kepada Nurhidayat. Tetapi, untuk Heri Setiawan yang disanksi hingga 6 bulan tak boleh beraktivitas di sepak bola dan denda, ini sangat memberatkan.

Pada insiden itu, Heri diakui tidak ada niatan untuk memukul, tetapi hanya menghalau wasit yang akan memberikan kartu. Tindakan itu sama sekali bukan sebuah kesengajaan.

“Tidak benar-benar sengaja memukul. Ini kan dua hal yang berbeda. Begitu juga sanksi untuk Saiful Indra Cahya yang baru kami terima Rabu malam yang disanksi selama empat pertandingan. Memang ada gerakan tambahan, namun ini kan tidak berbahaya,” tandasnya.

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Budi erje

Comments
Loading...