Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

LIGA 1 INDONESIA

Perusak Bus Arema Gunakan Batu, Rantai dan Kunci Inggris

Perusak bus Arema FC Malang menggunakan batu, rantai gear dan kunci Inggris saat lakukan penyerangan. (facebook.com/media/set/?vanity=aremafcofficial&set)

MURIANEWS, Yogyakarta- Menyusul insiden pengerusakan bus pemainnya, Rabu (20/10/2021) malam, Manajemen Arema FC akan melapor ke Polisi dan PSSI. Mereka menilai pengerusakan bus pemain Arema ini mencederai semangat kompetisi.

Bus pemain Arema Malang, dirusak oleh sejumlah pihak yang belum diketahui saat di parkir di halaman hotel tempat mereka menginap. Rombongan Arema tina di Yogyakarta untu menjalani pertandingan mereka melawan Persiraja Banda Aceh, akhir pekan nanti.

“Tentu saja kami sangat menyayangkan dan mengutuk kejadian tersebut karena mencederai semangat dari kompetisi. Arema FC akan berkirim surat hari ini ke PSSI dan LIB agar segera menindaklanjuti agar tidak timbul reaksi dari kejadian tersebut,” jelas media officer Arema FC, Sudarmaji, seperti dikutip dari laman resmi Arema, Kamis (21/10/2021).

“Kami menghimbau kepada Aremania, pecinta Arema dimanapun berada untuk menahan diri kita sangat ingin menjaga kondusifitas serta menyelamatkan kompetisi,” lanjutnya lagi,

BACA JUGA: PSIS Semarang Makin Menggila di Liga 1

Arema akan menghadapi Persiraja Banda Aceh pada pekan kedelapan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (23/10). Namun ketika rombongan sudah sampai di Yogyakarta, insiden itu terjadi.

Insiden pengrusakan bus tim Arema FC yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum suporter ketika parkir di halaman hotel. Peristiwa tersebut menyebabkan bus tim Arema FC mengalami kerusakan parah pada bagian kaca di depan dan samping pecah.

Kabar perusakan bus tersebut pertama kali diketengahkan oleh Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, melalui unggahan yang dipasang di Instastory-nya @juragan_99.

“Malam ini bus kita diserang, kaca depan dan samping dipecahkan,” tulis Gilang di instastory akun instagram pribadinya, dengan memampang foto kerusakan bus akibat penyerangan tersebut.

Dalam kejadian itu, Gilang menyatakan, bus Arema FC saat itu tengah terparkir di hotel. Crew bus yang tengah berada di dalam bus lantas didobrak, lalu bus dirusak. Pelaku dalam aksi perusakan ini diperkirakan lebih dari 10 orang.

Para pelaku perusakan, juga sempat dikejar oleh beberapa official Arema Malang. Beberapa orang berhasil ditangkap, dan langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Para perusak itu sempat menyerang dengan batu, rantai gear dan kunci Inggris.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: AremaFC

Comments
Loading...