Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Wisata dan Pasar di Kudus Paling Rawan Abai Prokes

Kios di Pasar Kliwon Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Tim Khusus Pengawasan Kebijakan PPKM Kabupaten Kudus menemukan sektor wisata dan pasar adalah dua sektor yang rawan abai protokol Kesehatan (prokes). Seperti tak memakai masker maupun rawan tak berjaga jarak.

Ketua tim khusus yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus Kholid Seif menyebutkan, pihaknya telah memberikan teguran mengenai pelanggaran itu. Tim khusus, juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait soal temuan itu.

“Untuk setelahnya dinas terkait juga turut membina semaksimal mungkin dalam hal penerapa protokol kesehatannya,” katanya, Rabu (20/10/2021).

Sejumlah objek wisata maupun titik pasar yang ditegur, beberapanya telah mengindahkan tegurannya dengan memperbaiki sistem prokesnya. Namun ada juga yang memang belum bisa menerapkan prokes dengan maksimal.

“Seperti di pasar itu kan tidak semua orang punya kesadaran yang sama ya, jadi memang agak susah,” kata Kholid.

Baca: Tak Ada Lagi Desa Zona Oranye di Kudus

Pihaknya pun akan terus menggalakkan pemantauan dan patroli berkala untuk mengawasi penerapan prokes di Kudus. Ketika nanti ditemukan pelanggaran lagi, maka pihaknya tak segan melayangkan teguran.

“Kami percaya ketika semua sudah berprokes, kasus corona di Kudus ini bisa ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Bupati Kudus HM Hartopo sendiri, menyebut Tim khusus memiliki wewenang untuk membubarkan hingga menutup sektor yang dirasa membandel dan abai prokes. Mereka juga telah diberi SK untuk wewenang itu.

Pihaknya mengajak semua elemen di Kota Kretek untuk terus dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Hartopo, juga berharap masyarakat Kudus bisa terus menyukseskan vaksinasi Covid-19.

Pemerintah daerah, tambah dia, akan berupaya semaksimal mungkin menekan angka penularan dan membentuk kekebalan komunal.

“Oleh karena itu kami berharap masyarakat bisa turut andil di dalamnya. Dengan begitu Kudus bisa segera pulih dari Covid-19,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...