Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

METRO JATENG

Satu dari Tiga Terduga Pelaku Skimming di Jateng Warga Turki

Jumpa pers kasus skimming ATM, di Mapolda Jateng, Selasa (19/10/2021). (Detik.com)

MURIANEWS, Semarang – Polda Jateng mengamankan tiga orang yang diduga pelaku sindikat skimming Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang beroperasi di Jawa Tengah (Jateng).

Ketiga terduga pelaku skimming tersebut adalah AS (46) dan AIS (38) di Malang, Jawa Timur. Serta satu warga negara (WN) Turki.

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Johanson R Simamora menyebutkan, terduga WN turki tersebut ikut diamankan lantaran, ia diduga kuat yang memesan kartu kepada AS dan AIS.

Baca: Sindikat Skimming ATM di Jateng Dibongkar Polisi, 3 Orang Diamankan

“Ada tiga tersangka, satu warga negara Turki. Sedangkan yang dua orang ini juga penampung hasil,” jelasnya seperti dikutip Detik.com, Rabu (19/10/2021).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan 35 nasabah di Kota dan Kabupaten Tegal yang tiba-tiba kehilangan saldo mereka di salah satu bank BUMN bulan Februari lalu.

Dari penelusuran diketahui ada orang yang memasang alat skimming di salah satu mesin ATM di daerah Slawi tanggal 15 Januari dan diambil 16 Januari 2021.

“Si pelaku memasukkan alat di ATM. Jadi kartu ATM yang masuk alat itu tersedot datanya dan diduplikasi kartunya,” ungkapnya.

Baca: Giatkan Vaksinasi di Pesantren, Polda Jateng Terima Penghargaan dari PBNU

“Kasus ini modus operandinya skimming, bisa gandakan ATM atau kartu yang digunakan,” tambahnya.

Dari situ, kemudian diketahui ada transaksi dari ATM 35 korban yang mengarah ke rekening yang dibuat salah satu tersangka.

Berbekal informasi tersebut, tim dari Ditreskrimsus Polda Jateng kemudian menangkap dua tersangka inisial AS (46) dan AIS (38) di Malang, Jawa Timur.

“Dari ke-35 korban tersebut, total kerugian mencapai Rp 202.850.000,” terang Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Johanson R Simamora.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...