Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

LIGA 2 INDONESIA

Tim ‘Kasih Keras’ Kembali Terkapar di Manahan

Pemain PSG Pati, Zulham Zamrun mendapatkan sleading tacle dari pemain PSIM Jogyakarta. Tim ‘Kasih Keras’ PSG Pati kembali menelan kekalahan di Liga 2 Indonesia. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Solo- Tim ‘Kasih Keras’ PSG (Putra Safin Grup) Pati semakin terbenam di dasar Klasemen Sementara Grup C Liga 2 Indonesia. Pada pertandingan ke-4 mereka di Stadion Manahan, Solo, Selasa (19/10/2021) mereka kembali menelan kekalahan.

Tim yang dimiliki Selebritis Atta Halilintar dan Putra Siregar ini dilibas oleh Tim PSIM Jogyakarta 0-2. Kekalahan ini menjadi yang ketiga kalinya, dan pertama sejak ditangani oleh pelatih anyar Joko Susilo. Sebelumnya mereka meraih hasil imbang 2-2 melawan Persijap Jepara.

PSIM Jogyakarta mencetak gol melalui Adiyta Putra Dewa melalui tendangan pinalti pada menit ke-58. Sedangkan gol kedua diciptakan oleh Sugeng Efendi pada menit ke-86, menjelang pertandingan berakhir.

Babak pertama, PSG sebenarnya mampu menampilkan permainan cukup rapi dan mampu mengimbangi PSIM Yogyakarta. Bahkan Java Army beberapa kali mempunyai peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.

BACA JUGA: Menunggu Sentuhan Awal Joko Susilo di PSG Pati

Pada menit ke-14, Zulham Zamrun mampu menembus lini pertahanan Laskar Mataram dan berdiri bebas tepat di depan kotak penalti. Namun, bola hasil tendangannya melebar ke kanan gawang, hingga gagal terjadi gol.

Peluang yang didapatkan Zamrun mengawali PSG Pati untuk lebih gesit mengacak acak pertahanan lawan. Bahkan bisa sebut, sejak menit ke-15, anak asuh Joko Susilo menguasai jalannya pertandingan di babak pertama.

Memasuki babak kedua, masing-masing tim meningkatkan tempo permainan mereka. Permainan cukup cepat tersaji di lapangan di babak kedua ini. Namun kali ini, PSIM Jogyakarta berhasil membalikan keadaan. Mereka berbalik mampu menguasai permainan.

Beberapa peluang akhirnya berhasil mereka ciptakan. Puncaknya pada menit ke-58 saat mereka mendapatkan hadiah tendangan pinalti. Adiyta Putra Dewa berhasil menuntaskannya menjadi gol.

Tim ‘Kasih Keras’ demikian sebutan PSG Pati, mengalami ‘tubelensi’ mental bertanding setelah kebobolan gol. Tempo permainan semakin tidak bisa mereka kontrol dengan baik. Sebaliknya PSIM masih mampu mengontrol permainan.

Disaat PSG Pati memforsir serangan, para pemain PSIM mendapatkan celah untuk bisa menambah gol. Sugeng Efendi, penyerang PSIM Jogyakarta ini akhirnya mampu menambah gol kemenangan timnya.

Kekalahan ini membuat PSG Pati masih tenggelam di dasar klasemen Grup C Liga 2. Mereka sejauh ini hanya meraih point satu dari 4 pertandingan yang dijalani.

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Budi erje

Comments
Loading...