Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Identitas Pengeruk Pasir Besi Pantai Balong Jepara Dikantongi Warga

Gundukan pasir besi yang diduga diambil secara ilegal dari pantai di Desa Balong Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Kasus dugaan penambangan pasir besi ilegal di pantai Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara dinilai tak sulit untuk membongkarnya. Warga setempat bahkan sudah mengantongi nama-nama terduga pelaku.

Dakib, salah satu warga Desa Balong, memastikan sudah mengetahui orang-orang yang berada di balik penambangan pasir besi secara ilegal di kawasan Gotehan Putih itu.

Sebab, saat pengintaian pada Minggu (17/10/2021) malam lalu, ia sempat melihat wajah-wajah terduga pelaku yang melarikan diri.

Bahkan, ketika melakukan pengintaian itu, para terduga pelaku berada di samping Dakib. Menyadari kalau sedang diintai, mereka kabur. Sayangnya, waktu itu Dakib tidak mengetahui kalau mereka adalah pelakunya.

Ya kenal lah (para terduga pelaku, red). Pelaku utamanya itu tetangga Kecamatan Kembang. Tapi orang-orangnya dia itu saya kenal semua,” jelas Dakib, Selasa (19/10/2021).

Polisi mengamankan pasir besi yang diduga diambil penambang illegal. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

Dakib mengungkapkan, pelaku utama tersebut sudah berkali-kali dicekal warga setempat pada tahun 2019.

Dakib mengaku sudah menggali informasi siapa saja yang terkait dengan penambangan pasir besi. Ternyata, informasi itu mengerucut pada satu orang itu.

“Kalau kemarin tercekal langsung ya langsung (dibawa ke pihak berwajib, red). Pelakunya memang orang itu. Masalahnya kemarin kita belum bisa menangkap secara langsung,” tegas Dakib.

Baca: Pasir Besi Pantai Balong Jepara Dikeduk Penambang Ilegal

Terpisah, Perwira Keamanan (Pakam) PTPN IX Kebun Balong, Pardi, mengatakan sementara ini pasir besi yang diamankan warga dari penambang ilegal dia anggap tak bertuan. Sebab tak ada satupun orang yang mengakui memiliki pasir besi itu.

“Tidak ada yang mengakui. Makannya saya laoprkan ke Polsek Kembang untuk mengamankan. Intinya, siapa yang mengambil berarti dia yang memiliki,” terang Pardi kepada MURIANEWS.

Pardi mengaku tak bisa menuduh siapa-siapa. Karena harus ada saksi dari bukti itu. Sementara, warga Desa Balong sendiri belum bisa membuktikan pasir besi itu milik siapa.

Pihaknya mengungkapkan, bahwa hampir setiap hari ada pencurian pasir di bibir pantai yang berbatasan langsung dengan tanah PTPN IX. Tetapi, tidak selalu yang dicuri itu pasir besi. Melainkan pasir jenis lain yang biasanya digunakan untuk material bangunan gedung.

Menurut Pardi, terduga pelaku penambangan ilegal itu baru sekali melakukan operasi. “Kalau yang ini baru, langsung ketahuan. Kalau yang ini baru sekali ini,” jelas dia.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...