Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

METRO JATENG

Mencekik, Pinjol yang Digerebek Polda Jateng Terapkan Bunga Rp 100 Ribu Tiap Hari

Jumpa pers kasus pinjol ilegal di Polda Jateng, Semarang, Selasa (19/10/2021). (Detik.com/Angling Adhitya Purbaya)

MURIANEWS, Semarang – Polda Jateng mengungkap penggerebekan kantor pinjaman online (Pinjol) yang berpusat di Yogyakarta, Selasa (19/10/2021). Dalam ungkap yang dilakukan di Mapolda Jateng itu diketahui Kantor pinjol illegal tersebut bernama PT AKS.

Selama beroperasi, PT AKS memberikan pinjaman dengan bunga yang mencekik. Untuh utang Rp 800 ribu, para pelaku menerapkan bunga hampir Rp 100 ribu tiap harinya. Bahkan dalam sepekan, utang tersebut berlipat menjadi Rp 1,3 juta.

“Bunga lumayan seminggu dari pinjaman 800 ribu jadi 1,3 juta,” ujar seorang tersangka perempuan berinisial AKA (26) yang dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Jateng seperti dikutip Detik.com, Selasa (19/10/2021).

Baca: Polda Jateng Gerebek Kantor Pinjol di Yogyakarta, 5 Orang Diamankan

Kasus pinjol ilegal ini dibongkar pada 13 Oktober 2021 yang berawal dari laporan warga Kota Semarang. Pelapor mengaku mendapat ancaman dari penagih utang.

Hingga akhirnya polisi menangkap AKA yang bekerja di bagian penagihan. Polisi juga telah menyegel kantor PT AKS di Jalan Kyai Mojo, Yogyakarta.

AK ditangkap polisi di indekosnya di Yogyakarta. Di kosnya itulah AK menelepon para peminjam uang di pinjol tempat dia bekerja.

“Ke nasabah kalau tidak ada respons ke kontak darurat,” ujarnya.

Baca: OJK: Lebih dari 3000 Pinjol Ilegal Telah Ditutup

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, menambahkan para pelaku juga mengancam peminjam dengan menggunakan konten porno.

“Dia (korban) ditawari suatu pinjaman lewat aplikasi tertentu, kemudian dicek ke rekening tidak ada (pengembalian pinjaman). Dia gunakan debt collector disertai dengan ancaman dan konten pornografi,” ujar Luthfi.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng Kombes Johanson Ronald Simamora mengatakan ada ratusan unit komputer yang disita dari kantor pinjol ilegal di Yogyakarta tersebut.

Para pelaku itu melakukan aksi penagihan dengan mengancam nasabah mereka. Bahkan mereka menyebar foto nasabah yang sudah diedit dengan disatukan dengan gambar porno kepada rekan-rekan dan kolega korban.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...