Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Penanganan Sampah di Grobogan Terkendala Armada

Petugas kebersihan DLH Grobogan sedang memperbaiki kontainer sebelum dipakai mengambil sampah. (MURIANEWS/Dani Agus0

MURIANEWS, Grobogan – Penanganan sampah di Kabupaten Grobogan saat ini dinilai belum bisa optimal. Kendalanya, minimnya anggaran serta keterbatasan jumlah armada yang dimiliki.

”Anggaran kami sangat minim dan hanya cukup untuk menggaji tenaga kebersihan saja. Belum lagi armada pengangkut sampah yang belum ideal jumlahnya,” kata Kepala DLH Grobogan Nugroho Agus Prastowo, Senin (18/10/2021).

Menurutnya, idealnya, butuh 100 kontainer dan 25 armada truk untuk mengambil kontainer yang diturunkan di lokasi penampungan sampah keliling. Selama ini armada yang dimiliki hanya 12 unit dan 46 kontainer.

“Padahal kami harus keliling di 19 kecamatan dengan 280 desa. Dengan kondisi ini maka masih banyak kecamatan yang belum tersentuh pelayanan,” ujarnya.

Dari 46 kontainer yang ada, tidak semuanya bisa optimal untuk menampung sampah. Sebab, 24 kontainer di antaranya, kondisinya berlubang karena dimakan usia.

Seringkali, petugas kerap mendapat komentar pedas dari masyarakat lantaran banyak sampah yang jatuh di jalan saat mengangkut sampah tersebut.

”Kerusakan ini kami perbaiki sendiri. Sebelum berangkat mengambil sampah, petugas memperbaiki kontainernya dulu. Caranya dengan menutup pakai kardus, atau melakukan pengelasan pada bagian yang berlubang. Terpenting bisa dipakai untuk mengangkut sampah,” katanya.

Agus menambahkan, volume sampah saat ini sekitar 560 ton setiap hari. Dari angka ini, pihaknya hanya mampu mengatasi sekitar 60 ton sampah atau sekitar 12,5 persen dari volume sampah yang dihasilkan.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...