Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dilakukan Sejak 2020, Pelatih Voli Demak Ngaku Cabuli Anak Didiknya saat Istri Kerja

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono merilis kasus pelatih voli setubuhi 13 anak didiknya yang masih ABG, Senin (18/10/2021). (detikcom/Mochamad Saifudin)

MURIANEWS, Demak – Pelatih voli di Kabupaten Demak yang mencabuli 13 anak didiknya hingga salah satunya hamil delapan bulan mengaku sudah melakukan aksinya sejak 2020.

Pengakuan tersebut lebih lama dari keterangan kepolisian saat memberikan keterangan dalam jumpa pers di Mapolres Demak, Senin (18/10/2021).

Baca: Pelatih Voli di Demak Cabuli 13 Anak Didiknya, Satu Hamil 8 Bulan

“Sejak 2019 (melatih). Sejak 2020 (melakukan aksi pencabulan),” ujar LK yang sebelumnya jualan sembako dan nasi di rumahnya itu seperti dikutip Detik.com, Senin (18/10/2021).

LK mengakui tergiur melihat anak didiknya yang bertambah dewasa. Apalagi korbannya yang hamil hingga 8 bulan tersebut ia perlakukan seperti anak. Korban tersebut saat kejadian masih berumur 14 tahun 8 bulan.

Setiap hari korban diberi makan dan disetubuhi. Perbuatan bejat itu, dilakukannya saat istrinya bekerja di pabrik.

“Sudah ikut saya beberapa tahun yang lalu (korban yang hamil), sudah seperti anak saya sendiri. Saya kasih makan setiap hari. (Anak didik saya) 50 anak, putra-putri mulai usia SD,” terang LK.

Baca: Bocah 9 Tahun di Demak Diperkosa Kakek 75 Tahun, Tangan Kaki Diikat dan Mulut Dilakban

Sebelumnya, Polres Demak berhasil mengungkap kasus pecabulan terhadap 13 Anak Baru Gede (ABG) yang dilakukan seorang pelatih voli berinisial LK (39). Ironisnya, dari 13 ABG tersebut, satu di antaranya hamil delapan bulan.

Kapolres Demak, AKPB Budi Adhy Buono mengatakan, ke-13 ABG tersebut berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Demak. Untuk memuluskan aksinya, pelaku mengiming-imingi anak didiknya itu dengan jersey hingga peralatan olahraga mulai sepatu hingga bola voli.

”Tersangka ini adalah oknum pelatih voli. Setiap dia melakukan aksinya itu dia mengiming-imingi ke korban mau dibelikan jersey, bola voli, dan sepatu,” katanya.

”Jadi perlengkapan bola voli itu sebagai iming-iming dan setelah latihan itu para korban ini ada yang dikasih uang. Yang mau dicabuli itu dia dikasih uang,” imbuhnya.

Baca: Perkosa Dua Siswi MTs, Pria di Demak Diringkus Polisi

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...