Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Normalisasi 10,6 KM Sungai Silugonggo Rampung

Sejumlah alat berat nampak menata sempadan Sungai Silugonggo Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Normalisasi Sungai Silugonggo sepanjang 10,6 kilometer yang dimulai dari Desa Talun, Kecamatan Kayen, Pati hingga Jembatan Tanjang, Pati, sudah rampung sejak Jumat (15/10/2021) lalu. Alat berat yang digunakan untuk mengeruk sedimentasi, saat ini juga sudah mulai dipulangkan ke Semarang.

Koordinator Lapangan Normalisasi Sungai Juwana pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Sugeng mengatakan, selesainya normalisasi Sungai Silugonggo itu sesuai dengan target kontrak, yakni 17 Oktober 2021.

“Sudah selesai sejak Jumat lalu. Semua alat berat dan pekerja sudah kami tarik ke Semarang. Semoga nantinya bisa meminimalkan dampak banjir,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Sugegng menambahkan, untuk posisi sedimentasi sungai memang dilakukan pnegerukan dengan kedalaman empat meter ke bawah. Kemudian lumpurnya dijadikan tanggul sungai, agar ketika terjadi banjir besar dapat menghalau laju air.

“Ketentuanya memang sedimentasi kami jadikan tanggul di kanan dan kiri sungai. Karena itu, kami harap tanggul ini tidak dirusak agar tidak jebol. Karena kalai jebol, nanti yang kasihan masyarakat sekitar sungai,” imbuhnya.

Pengerukan dengan kedalaman empat meter itu, diperkirakan masih bertahan hingga 10 tahun mendatang. Sebab, setiap terjadi banjir pasti akan menyisakan sedimentasi di dasar sungai.

Baca: Kapal Parkir di Sungai Silugonggo Disinyalir Penyebab Sedimentasi

Namun,jangka waktu tersebut bisa lebih lama, apabila normalisasi Sungai Silugonggo secara keseluruhan segera untuk dilakukan. Mengingat, panjang Sungai Silugonggo ini dari hulu ke hilir sekitar 62 kilometer.

“Yang kami normalisasi ini sepanjang 10,6 kilometer, yang diambil dari bagian tengah atau mulai dari Talun. Dari Talun hingga hulu, masih ada sekitar 20 kilometer. Kemudian dari Tanjang hingga muara sungai, masih ada sekitar 32 kilometer. Ini yang harus segera dinormalisasi,” terangnya.

Dirinya berharap, normalisasi secara kesleuruhan bisa dilakukan secara berkesinambungan. Hal itu agar selesai dinormalisasi, tidak meninggalkan sedimentasi yang berlebihan.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...