Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PIALA THOMAS 2021

Ginting Membuka Jalan Bagi Tim Indonesia

Anthoni Sinisuka Ginting menjadi pemain pertama yang memulai pertarungan final Piala Thomas Indonesia Vs China. (facebook.com/badmintonindonesia)

MURIANEWS, Aarhus- Tim Piala Thomas Indonesia memulai perjuangan mereka di pertandingan final Piala Thomas dengan baik. Tunggal Indonesia, Anthoni Sinisuka Ginting berhasil menang atas Lu Guang Zu. Kemenangan Ginting untuk sementara membuat Indonesia unggul 1-0 atas China.

Anthoni Ginting pada partai pertama Final Piala Thomas menghadapi Lu Guang Zu. Sebenarnya China memiliki pemain dengan rangking dunia lebih baik pada diri Shi Yuki. Namun karena cidera saat melawan Kento Momota di semifinal, Shi Yuki tidak bisa bermain.

Pada pertandingan yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) malam, Ginting menang dengan 18-21, 21-14, 21-16 atas pemain China itu. Kemenangan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk bisa membawa pulang Piala Thomas 2021.

Melawan Lu Guang Zu, Anthoni Ginting mendapatkan perlawanan alot sejak awal set pertama. Kedua pemain kejar-mengejar dalam pengumpulan poin, dengan Lu Guang Zu selalu unggul.

BACA JUGA: Ayo Dukung Tim Thomas Indonesia!

Skore sama, bahkan sempat terjadi sampai pada posisi 18-18. Namun berikutnya, Lu Guang Zu berhasil menutup set pertama dengan 21-18.

Memasuki set kedua, Anthoni Ginting terlihat bermain lebih sabar dan berhasil mendikte lawannya. Setelah skor sempat 3-3, Ginting kemudian melesat meninggalkan lawannya. Dimulai dari 9-4 lalu berlanjut sampai 18-10.

Setelah sempat didekati 18-14, Ginting berhasil merebut bola hingga akhirnya bisa mencapai skor 20-14. Melalui sebuah relic ukup panjang akhirnya ginting berhasil menang 21-14, menyusul kesalahan dilakukan lawannya.

Di set kedua ini, beberapa kali Ginting mempertontonkan pukulan-pukulan ajaibnya. Pukulan dengan muatan gerak tipu ini beberapa kali memperdaya Lu Guang Zu. Sehingga akhirnya Ginting berhasil memaksakan rubber set.

Di babak set ketiga, Ginting kembali menunjukan dominasinya. Setelah sempat mencatat skor 3-3, Ginting mampu mendominasi. Pemain Indonesia ini berhasil unggul 11-4, dan mulai semakin bisa mengembangkan permainannya.

Perlawanan alot kembali ditunjukan Lu Guang Zu, hingga tunggal China mampu mengejar di skor 14-9. Namun Ginting kembali berhasil menjauh hingga skore 19-12. Lu Guang Zu sempat menambah skor 19-14.

Namun setelah berpindah bola di posisi 20-14 Ginting sempat melakukan kesalahan service, hingga Lu Guang mengejar sampai 20-16. Saat service terakhir, bola pemain China ini keluar lapangan. Sempat meminta chalence, namun hasilnya memang out, dan membuat Ginting memenangkan set ke-3 dengan skore 21-16.

Kemenangan Ginting atas Lu Guang Zu memberi Indonesia keunggulan sementara 1-0 atas China di pertandingan Final Piala Thomas.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje

Comments
Loading...