Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Nenek Korban Pencabulan di Kudus Ajukan Alat Bukti Tambahan

Kuasa hukum korban, Kusnan Cindhunata memberikan penjelasan di Polres Kudus, Minggu (17/10/2021).

MURIANEWS, Kudus – Nenek korban pencabulan DJR (71) mengajukan alat bukti berupa rekaman pada kepolisian. Penyerahan alat bukti itu disampaikan kuasa hukumnya, Khusnan Cindhunata.
Kusnan mengatakan, rekaman itu merupakan upaya mediasi antara kedua belah pihak.

“Kami sudah mengajukan alat bukti berupa rekaman yang kami dapat saat musyawarah dengan keluarga. Dari pelaku diwakili kakeknya,” kata Kusnan Cindhunata, Minggu (17/10/2021).

Baca juga: Nenek Usia 71 Tahun di Kudus Coba Diperkosa Remaja 17 Tahun

Dia menjelaskan, saat musyawarah pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku yang diwakili oleh kakeknya pun menawarkan kompensasi atau uang damai sebesar Rp 500 ribu.

“Tetapi ditolak oleh pihak korban karena dianggap tidak layak,” ujarnya.

Saat diperiksa penyidik Polres Kudus, korban juga sudah memberikan keterangannya. Ada 18 pertanyaan yang telah dijawab korban.

“Kami punya bukti yang sudah kami ajukan. Seperti bukti visum, saksi-saksi, dan bukti rekaman,” terangnya.

Baca juga: Pencabulan dan Penipuan Online Paling Banyak Terjadi di Jepara

Sementara itu, KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila Kudus Hariyanto mengatakan pihaknya ingin membantu si nenek. Tujuannya agar si nenek mendapatkan keadilan.

“Kami ingin proses hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami tulus ikhlas mendampingi si nenek agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David mengatakan pihaknya akan mengklarifikasi terlebih dahulu. Sebab, sejauh ini baru sebatas pengaduan.

“Ada pengaduan memang tetapi akan kami klarifikasi terlebih dahulu. Karena sejauh ini memang baru sebatas pengaduan,” jelasnya.

Baca juga: Ibu Balita Korban Pencabulan di Kudus : Tidurnya Sering “Nglindur”

Sebelumnya diberitakan, Seorang nenek berusia 71 tahun berinisial DJR di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menjadi korban pencabulan atau percobaan perkosaaan, Jumat (8/10/2021). Ironisnya, terduga pelaku percobaan pemerkosaan itu dilakukan oleh seorang pemuda berinisial DT yang baru berusia sekitar 17 tahun.

Korban menceritakan, saat kejadian dirinya tengah tertidur di kamar. Saat itu, korban yang merupakan janda itu tengah berada di rumah sendirian, lantaran saat itu anaknya tengah pergi ke masjid untuk salat Jumat.

“Saat itu tidak tahu, masih tidur. Tapi tiba-tiba celana saya melorot, saya benahi lagi melorot lagi. Saya bangun ternyata ada dia (pelaku, red),” katanya saat ditemui di Polsek Jati, Selasa (12/10/2021) malam.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...