Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Terjebak Kebakaran, Anak Ojol di Kudus Nyaris jadi Korban

Kondisi rumah ojol di Kudus yang habis terbakar, Sabtu (16/10/2021) sore. (MURIANEWS/Zulkifli Fahmi)

MURIANEWS, Kudus – Rumah Safuan, driver ojek online (ojol) di Desa Wergu Kulon RT 03 RW 03, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Sabtu (16/10/2021) ludes terbakar. Yang membuat miris warga, anak korban sempat terjebak dan nyaris menjadi korban dalam musibah tersebut.

Beruntung anak pemilik rumah yang bernama Kiki (25) itu berhasil diselamatkan warga, sebelum rumah yang terbuat dari kayu itu runtuh dilalap api.

Dari keterangan yang didapat di lokasi, saat kejadian Kiki terlihat panik saat melihat rumahnya terbakar. Secara spontan ia pun lari ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga.

Warga mencoba meneriaki Kiki agar segera keluar karena api semakin membesar. Namun perempuan tersebut ternyata terjebak kobaran api.

Beberapa warga langsung masuk untuk menyelamatkannya. Beruntung tak mengalami luka.

Hal ini juga dibenarkan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Budi Waluyo.

“Anak dari pemilik rumah sempat terjebak di dalam. Namun berhasil selamat usai dibantu warga,” ujarnya.

Ia menyebut, kondisi anak pemilik rumah yang sempat terjebak api dalam kondisi sehat, hanya mengalami syok.

Baca: Rumah Driver Ojol di Kudus Ludes Terbakar

Saat kejadian Safuan tidak ada di rumah. Ia diketahui tinggal di rumah itu hanya bersama anak semata wayangnya.

Terkait dugaan penyebab kebakaran, pihak terkait masih melakukan penyelidikan.

Sementara berdasar keterangan saksi, sebelum kebakaran terjadi ada sejumlah anak yang bermain api di belakang rumah korban.

”Saya sudah mengingatkan anak itu untuk tidak bermain api, setelah saya tinggal, ternyata api makin membesar. Saya pun langsung teriak-teriak meminta tolong,” kata Sri, tetangga korban.

 

 

Reporter: Zulkifli Fahmi
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...