Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Wow! Lima Ton Tikus Ditangkap Petani Grobogan

Para petani sedang mengumpulkan tikus yang berhasil ditangkap saat melaksanakan gropyokan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Para petani di Kabupaten Grobogan melakukan gropyokan tikus di sawah. Tak main-main, jumlah tikus yang berhasil ditangkap mencapai lima ton.

Tikus-tikus itu ditangkap selama proses gropyokan tikus serempak di 19 kecamatan yang di Grobogan, selama dua pekan. Yakni mulai akhir September hingga awal Oktober.

“Dari laporan kelompok tani yang melaksanakan gropyokan, totalnya bisa dapat 104.500 ekor tikus. Kalau ditimbang, tikus tangkapan selama gerakan gropyokan ini bisa sampai lima ton,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian Grobogan Sunanto, Sabtu (16/10/2021).

Menurutnya, acara gropyokan tikus itu juga dilombakan guna menambah semangat para petani. Adapun pemenangnya adalah kelompok tani yang dapat tangkapan paling banyak.

Para pemenang disediakan hadiah berupa alat dan mesin pertanian yang nantinya bisa dimanfaatkan anggota kelompok tani tersebut.

Sunanto menegaskan, sejak beberapa waktu lalu, hama tikus di Grobogan makin mengganas. Untuk itu, menyambut masa tanam (MT) I ini, perlu dilakukan upaya pengendalian.

Baca: Awas! Pasang Jebakan Tikus di Sawah Bisa Dipidana Lima Tahun Penjara

Salah satunya dengan melaksanakan gropyokan tikus. Dengan melakukan gropyokan tikus, diharapkan tingkat serangan pada tanaman padi akan berkurang.

“Dari gropyokan yang kita lakukan terbukti bisa dapat banyak tikus. Dengan kondisi ini, para petani setidaknya bisa merasa aman saat melaksanakan MT I nanti,” ujarnya.

Sunanto mengimbau para petani agar tidak menggunakan jebakan listrik dalam menanggulangi hama tikus. Pasalnya, tindakan itu dinilai bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Jangan pakai jebakan listrik. Lebih baik dengan gropyokan dan memperbanyak rumah burung hantu di sawah. Keberadaan burung hantu ini juga efektif dalam menekan populasi tikus secara alami,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...