Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Peringati HSN, NU Pati Siapkan 50 Ribu Vaksin untuk Santri

Vaksinasi di pondok pesantren. MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menyiapkan 50 ribu dosis vaksin Covid-19 bagi santri. Hal itu juga untuk menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2021.

Selain untuk santri, vaksin tersebut juga diperuntukkan bagi pelajar, agar ketika melakukan pembelajaran tatap muka (PTM), semuanya sudah siap.

“Kami fokus kepada santri dan pelajar. Santri dan pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga agar tetap sehat dan kuat secara jiwa raga, sesuai tema Hari Santri tahun ini,” ujar Ketua PCNU Pati Kiai Yusuf Hasyim, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, NU konsen dan konsisten membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar untuk menekan angka penularan Covid-19 melalui pencapaian kekebalan kelompok (herd immunity).

“Pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir dua tahun. NU sejak awal pandemi hingga saat ini masih setia mendukung percepatan penanganan yang dilakukan pemerintah demi kesehatan dan kesejahteraan bangsa,” paparnya.

Mengenai waktu pelaksanaan, Kiai Yusuf mengaku merencakan pada pekan kedua Oktober. Namun, sampai saat ini pihaknya masih menunggu distribusi vaksin dari pemerintah pusat.

“Masih menunggu datangnya vaksin dari Kemenkes. Tetapi kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Pati dan Dinkes. Nanti di-support juga oleh rumah sakit dan Puskesmas,” katanya.

Dia mengungkapkan, jatah vaksin 50 ribu dosis yang akan didistribusikan melalui PCNU Pati penyediaannya difasilitasi anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadzifah.

Anggota Fraksi PKB itu dan pihaknya memiliki harapan sama, yakni semua santri pesantren dan madrasah/sekolah tuntas divaksin sehingga dapat segera melaksanaan PTM dengan aman.\Sampai hari ini, PCNU Pati mencatat telah ada 55 pesantren dan madrasah/sekolah yang mengajukan vaksinasi. Pihaknya masih membuka peluang bagi lembaga pendidikan untuk mendaftar.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...