Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mayat Janda Terbungkus Plastik di Grobogan Dijemput Keluarga

Jenazah DS yang diduga korban pembunuhan dibawa pulang keluarganya ke kampung halaman. (MURIANEWS/Dani Agus0

MURIANEWS, Grobogan – Setelah ditempatkan di kamar jenazah RSUD Purwodadi sekitar sehari semalam, mayat perempuan yang ditemukan terbungkus plastik di kawasan hutan KPH Gundih, Grobogan, akhirnya diambil pihak keluarganya, Kamis (14/10/2021) malam.

Setelah menyelesaikan urusan administrasi rumah sakit, pihak keluarga kemudian membawa pulang jenazah korban yang sudah dimasukkan dalam peti kayu itu ke kampung halamannya di Kabupaten Pemalang.

Setelah sampai di rumah duka, jenazah korban yang dibawa pulang menggunakan mobil jenazah warna putih milik Yayasan Gangsaring Ati Grobogan itu rencananya akan langsung dimakamkan.

Ada lima anggota keluarga korban yang datang ke RSUD Purwodadi tadi malam. Yakni, kedua orang tuanya serta dua kerabat yang tinggalnya di Pemalang.

Satu lagi adalah anak laki-laki berusia sekitar tiga tahun. Dari keterangan pihak keluarga, bocah tersebut merupakan anak semata wayang korban.

Baca: Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan: Janda Korban Pembunuhan

Korban sendiri diketahui merupakan seorang janda berinisial DS, kelahiran Pemalang tahun 1989. Sesuai identitas KTP-nya, korban merupakan warga Kebunaren, Tangerang Selatan.

Pihak keluarga meyakini kalau jenazah yang ada di RSUD Purwodadi itu adalah DS. Keyakinan itu diperkuat dengan beberapa ciri fisik dan adanya barang bukti gelang perak yang diamankan polisi.

“Selama ini, korban memang biasa memakai gelang perak itu. Korban kami yakini memang DS,” kata Januar, salah satu kerabat korban saat berada di RSUD Purwodadi.

Korban merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Setelah berpisah dengan suaminya sekitar setahun lalu, korban dan anaknya tinggal lagi di rumah orang tuanya di Pemalang.

“Sekitar delapan bulan lalu, DS pamit mau kerja di Semarang. Biasanya, ia pulang ke Pemalang sebulan sekali,” imbuhnya.

Baca: Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan, Perempuan Diikat Telanjang

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Andryansyah Rithas Hasibuan menyatakan, dari hasil autopsi, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar sepekan sebelum ditemukan. Hasil koordinasi dengan Biddokes Polda Jateng, ditemukan ada luka akibat benda tumpul pada tubuh korban.

“Sehingga patut diduga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Namun untuk hasil lebih jelasnya kita tunggu hasil autopsi secara tertulis. Kemungkinan, minggu depan hasil tertulisnya sudah kita dapat,” jelasnya pada wartawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, mayat terbungkus kantong plastik besar warna hitam itu ditemukan warga, Rabu (14/10/2021). Penemuan mayat berada di petak 58 e, RPH Getas, BKPH Monggot yang masuk wilayah Dusun Besole, Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Grobogan.

Kondisi mayat cukup mengenaskan dan sulit dikenali karena bagian mukanya sudah membusuk. Posisi mayat itu terlihat dalam keadaan meringkuk dengan bagian tangan dan kaki terikat tali rafia.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

 

Comments
Loading...