Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Metro Bali

Hari Pertama Bali Dibuka untuk Turis Asing, 20 Ribu Kamar Hotel Langsung Terpesan

Ubud Bali. (Pixabay)

MURIANEWS, Denpasar – Keputusan pemerintah untuk membuka kran turis asing ke Bali per hari ini (14/10/2021) berbuah manis. Buktinya, begitu dibuka, sudah ada 20 ribu kamar hotel yang sudah dipesan oleh turis mancanegara.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, puluhan ribu kamar yang dipesan tersebut kebanyakan untuk bulan November. Rata-rata turis yang memesan tersebut berasal dari 19 negara yang diperbolehkan masuk ke Bali.

Ke-19 negara tersebut di antaranya Arab Saudi, United Arab Emirates, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Prancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia

“Dari laporan yang saya terima kemarin, dari 19 negara itu, memang sudah ada yang pesan (kamar) hotel. Beberapa negara itu sampai 3.000 yang memesan, ada yang 2.000, ada yang 1.500,” kata Koster saat konferensi pers di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sepeti dikutip detikcom, Kamis (14/10/2021).

Koster mengatakan, dari 19 negara tersebut, wisatawan mancanegara yang paling banyak memesan kamar hotel berasal dari China, India, Jepang, dan Korea Selatan. Kemudian ada Italia, Prancis, Spanyol, Swedia, Polandia, Hongaria, dan Norwegia.

Koster mengatakan terbitnya Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Nomor 20 Tahun 2021 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI.Nomor M.HH-03.GR.01.05 Tahun 2021 dapat memberikan kepastian bagi wisatawan mancanegara ke Bali.

Melalui adanya regulasi ini, Koster memprediksi akan terjadi peningkatan pemesanan dari berbagai negara, meski bulan ini diperkirakan belum terdapat kedatangan wisman.

“Yang bulan ini belum (ada kedatangan) karena kan regulasinya baru keluar ini. Karena butuh waktu, negaranya butuh waktu, wisatawannya juga butuh waktu,” jelas Koster.

“Ini kan baru tanggal 14. Mudah-mudahan di akhir Oktober paling lambat sudah ada penerbangan ke Bali. Entah itu penerbangan carter atau apa gitu sebagai suatu tanda mulainya wisatawan mancanegara ke Bali,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...