Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sebelas Ribu Warga Jepara Ditarget Tersuntik Vaksin Tiap Hari

Warga menjalani suntik vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jepara terus digeber. Tiap hari sebanyak 11 ribu orang ditarget bisa tersuntik vaksin.

Sehingga pada akhir Oktober ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bisa menyelesaikan capaian vaksinasi sampai 50 persen.

Jumlah sasaran vaksinasi di Bumi Kartini dipatok sebanyak 922.450 orang. Tetapi, yang sudah tervaksin dosis pertama baru 288.438 orang atau baru 31 persen. Sedangkan, warga yang tersuntik dosis kedua baru sekitar 17 persen.

“Untuk mencapai 50 persen di akhir bulan ini, kita harus memvaksiasi 145.939 orang,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi, dalam jumpa pers, Kamis (14/10/2021).

Skenario yang sudah disiapkan pemerintah untuk mencapai target 50 persen. Antara lain dengan memacu vaksinasi di 130 fasilitas kesehatan.

Yang terdiri dari enam rumah sakit, 22 Puskesmas, 22 klinik swasta, klinik KKP, klinik Polres, dan klinik Kartika.

Melalui fasilitas-fasilitas kesehatan itu, pemerintah menarget 300 sampai 400 dosis tersuntik di Puskesmas, 200 sampai 300 dosis di rumah sakit dan 150 dosis di klinik.

Baca: Ribuan Vaksin Asta Zeneca Tiba di Kudus, Bisakah untuk Lansia?

Dengan skema hitung-hitungan itu, diprediksi dalam sehari bisa menyuntik vaksin Covid-19 sebanyak 11 ribu dosis per hari.

Kendati demikian, lanjut Andi, target tersebut bisa tercapai asalkan stok vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah banyak.

Hingga kemarin, stok vaksin yang masih ada di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara sebanyak 30.031 dosis. Sehingga, masih kurang 115.908 dosis untuk bisa mencapai target 50 persen di akhir bulan ini.

“Kalau hari ini kita dikasih dropping vaksin sesuai kekurangan itu, saya yakin dua pekan selesai target kita,” tandas Andi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

 

Comments
Loading...