Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ngaku Siap Mundur dari Mensos, Risma: Berat Tugasnya

Mensos Tri Rismaharini. (Instagram/ @tri.rismaharini)

MURIANEWS, Jakarta – Menteri Sosial Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma mengaku siap mundur dari jabatannya. Itu dilakukannya jika dirinya sudah tak mampu lagi bekerja sebagai Mensos.

Pengakuannya itu diungkapkan saat Risma berhadapan dengan para pendampng penerima bantuan sosial (bansos) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Di kesempatan itu, Risma meminta agar para pendamping bansos bisa bekerja dengan baik hingga bantuan bisa tepat sasaran.

Baca juga: Risma: Anak Muda Produktif Harusnya Dibantu Alat Produksi Bukan Bansos

Dia pun mengingatkan tugas tersebut sangat berat, sebab berhubungan langsung dengan hajat orang banyak. Risma juga mengajak para pendamping bansos untuk tetap profesional.

“Berat ini, berat tugasnya. Saya titip, ayo mulai sekarang kita profesional, tidak boleh main-main. Saya pun demikian, saya sudah sampaikan ke Pak Presiden kalau saya tidak mampu saya akan mundur,” kata Risma, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (14/10/2021).

Pihaknya mengaku akan bekerja maksimal hingga permasalahan seputar bansos bisa terselesaikan. Risma juga mengajak para pendamping bansos bekerja secara maksimal.

Dia kemudian membandingkan beban kerjanya sebagai menteri dengan para pendamping bansos. Di mana, mantan Wali Kota Surabaya itu harus pergi ke banyak daerah sementara pendamping bansos memastikan bantuan itu tepat sasaran.

“Saya, Minggu baru pulang, Senin besok hanya sehari di Jakarta, pergi lagi ke Surabaya, ke Bangkalan, saya harus menyiapkan itu tapi tetap saya jalani. Kalau saya gak ikhlas ya gak kuat fisik ini. Sekarang saya minta karena ini banyak sekali yang belum cair (bansos), saya akan sewakan mobil, kalian cari semua yang belum menerima uang (bansos) dan KKS,” imbuh Risma.

Risma sebelumnya berdebat sengit dengan mahasiswa di Lombok Timur terkait kecurangan bansos. Peristiwa itu terekam kamera dan viral di media sosial.

Kedatangan Risma ke Lombok Timur merupakan salah satu agendanya untuk melakukan pemadanan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta mengevaluasi penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH).

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...