Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

P21, Kakek di Demak yang Ditahan karena Bacok Pencuri Segera Disidang

kakek Kasmito (74) berada di jeruji besi setelah dijerat kasus penganiayaan usai membela diri karena membacok terduga pencuri di kolam ikan yang ia jaga. (Istimewa)

MURIANEWS, Demak – Kasus kakek Kasmito (74) yang dijerat kasus penganiayaan usai membela diri karena membacok terduga pencuri di kolam ikan yang ia jaga memasuki babak baru.

Usai dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Demak dan dinyatakan P21 atau lengkap, kasus tersebut akan segera disidangkan.

Kasi Intel Kejari Demak Yulianto Aribowo mengatakan kasus penganiayaan yang dilakukan Mbah Minto kini tinggal menunggu jadwal sidang.

Baca: Kakek di Demak Ditahan Usai Bacok Pencuri, Begini Klarifikasi Kapolres

“Proses selanjutnya sudah masuk tahap limpahan, tinggal nunggu proses persidangan. Kita tinggal nunggu penetapan hakim kapan perkara tersebut bisa disidangkan,” katanya seperti dikutip detikcom, Kamis (14/10/2021).

Dia menerangkan berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP) Mbah Minto dijerat dengan pasal penganiayaan berat. Sebab, Mbah Minto melakukan pembacokan terhadap korban.

“Ini kan diancam dengan Pasal 351 Ayat 2 penganiayaan berat, yang mana kronologisnya pada saat itu korban datang mengendarai motor, niat korban ini untuk melakukan pencurian ikan,” ungkapnya.

Baca: Terduga Pencuri yang Dibacok Kakek di Demak Juga Jadi Tersangka

“Korban pada saat itu sedang menyiapkan alat setrum, kemudian terdakwa sudah melihat, sudah mengetahui bahwa korban datang dengan sepeda motor kemudian secara langsung terdakwa melakukan pembacokan terhadap korban. Yang mana korban pada saat itu belum melakukan pencurian,” ujarnya.

Dalam BAP itu disebutkan korban sempat meminta ampun kepada Mbah Minto. Namun, Mbah Minto terus melakukan aksinya hingga korban berhasil melarikan diri.

“Selanjutnya setelah dilakukan pembacokan pertama, korban mohon ampun minta maaf tetapi terdakwa tetap melakukan pembacokan yang kedua mengenai arah leher sebelah kiri. Akibat dari itu kemudian korban merasa kesakitan lari naik sepeda motor, di tengah jalan korban terjatuh,” urai Yulianto.

Baca: Jaringan Listrik Enam Desa di Demak Dipadamkan Hari Ini, Berikut Daftarnya

“Kemudian ditolong warga, dibawa ke rumah sakit terdekat. Kemudian dilakukanlah laporan oleh korban terkait penganiayaan terhadap korban. Menurut berita acara pemeriksaan (BAP) yang kita terima kronologisnya seperti itu,” terangnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, polisi mengaku menangkap Mbah Minto usai ada laporan temuan warga yang menderita luka bacok di lengan kanan dan leher kiri pada 7 September 2021 lalu.

Baca: Cemburu! Pria Demak Nekat Bunuh Pacar saat Ngamar di Kudus, Mayatnya Dibuang di Sungai Wulan

Belakangan pada 11 Oktober 2021 lalu masuk laporan warga terkait dugaan pencurian dengan terlapor korban penganiayaan yang dilakukan Mbah Minto. Pelapor merupakan pemilik kolam ikan yang dijaga Mbah Minto.

“Selanjutnya bahwa pelapor terkait pencurian ini, terkait kasus yang lain, yaitu pencurian yang dilaporkan ternyata tersangkanya adalah daripada korban yang dibacok tersebut. Jadi dilaporkan pada tanggal 11 Oktober 2021 dan sekarang sudah kita tangani oleh Satreskrim, sudah kita periksa empat saksi dan barang bukti yang sudah kita amankan,” jelas Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono saat rilis kasus.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...